Jumat , 27 April 2018
Home / Artikel / Adab dan Akhlak / Adab Dahulu Baru Ilmu
dustin-gaffke_power-of-love_yufjra

Adab Dahulu Baru Ilmu

Al-Laits bin Sa’ad berkata kepada para ahli hadist : “Pelajarilah kesantunan (adab) sebelum engkau mempelajari ilmu.”

Apalah artinya ilmu, jika tidak dibarengi dengan adab yang baik. Apalah gunanya qur’an dan hadist yang dihafal, jika tak membuahkan akhlak yang mulia. Menjadi mukmin yang baik bukan sekedar memperkaya diri dengan ilmu, tapi yang lebih penting bagaimana menghias diri dengan akhlak yang baik.

Membekali diri dengan ilmu memang merupakan perkara yang penting. Akan tetapi mendidik diri agar memiliki adab yang baik merupakan perkara yang lebih penting.

Ibnu Wahab berkata : “Adab yang kupelajari dari Imam Malik lebih baik dari ilmu yang kupelajari darinya.”

Salah seorang salaf berkata kepada Ibnul Mubarak : “Kebutuhan kita pada adab lebih penting daripada kebutuhan kita pada ilmu.”

Ibnul Mubarak berkata : “Aku mempelajari adab selama 30 tahun, dan aku mempelajari ilmu selama 20 tahun.

Imam Syafi’i berkata : “Yang dikatakan ilmu bukanlah yang dihafal, akan tetapi yang disebut ilmu adalah yang bermanfaat.”

Comments

comments

Tentang Fahmi Bahreisy, Lc

Fahmi Bahreisy, Lc

Lihat Juga

5842_Presiden-Jokowi-Titip-800-Ribu-WNI-di-Arab-Saudi

Raja Salman Sumbang Rp 2,8 T untuk UNRWA dan Palestina

RIYADH – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menyumbangkan dana sebesar 150 juta dolar ...