Senin , 20 Agustus 2018
Home / Artikel / Arti Ibadah yang Komprehensif bagian 2
Olia Gozha_Wheel_akdrQA

Arti Ibadah yang Komprehensif bagian 2

Kita bisa memahami dengan baik bagaimana kita bisa hidup di bawah naungan firman Allah Jalla Jalaluhu,

Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupki dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam.” (QS. Al An’am: 162)

Tidak masuk akal jika manusia seluruh waktu umurnya hanya melakukan shalat, puasa dan membaca al Quran, tanpa terputus di malam atau siang hari, agar seluruh hidupnya untuk Allah.

Nabi Muhammad saw, dalam hidupnya berpuasa namun juga berbuka (makan), menunaikan shalat namun juga tidur dan menikahi perempuan.

Dengan demikian maka seorang mukmin harus menghimpun antara dunia dan akhirat, menjadikan keduanya satu jalan, agar bisa menjadikan seluruh hidupnya semuanya untuk Allah Ta’ala.

Bila Anda telah memahami definisi menyeluruh tentang arti ibadah ini; Anda tahu bagaimana umat kita ini kalah dan menjadi pengekor bagi bangsa-bangsa lain, karena ketika tercerai berai antara dua kelompok ini.

Antara kelompok yang mengabaikan dunia dengan dalih ingin konsentrasi dan totalitas untuk akhirat, dengan kelompok yang mengabaikan akhirat dan berusaha untuk menggenggam dunia, bukan untuk merealisasikan ridha Allah, namun untuk mendapatkan kenikmatan dan kelezatannya.

Selama anda bekerja atau belajar berarti anda ada dalam ibadah.

Anda dilarang melakukan hal-hal yang membatalkan ibadah Anda. Anda harus menjaga lisan Anda dari berbuat bohong, ghibah, mengumpat dan berkata sia-sia.

 

Sumber :

Ramadhan Sepenuh Hati, M. Lili Nur Aulia

Comments

comments

Tentang M. Lili Nur Aulia

Lihat Juga

PhotoGrid_1496303632408

Sejarah Pancasila Dirancang Ulama dan Disesuaikan Ayat Qur’an

Pada hari Sabtu, 18 Agustus 1945 M, bertepatan 10 Ramadhan 1364 H, diadakan pertemuan awal ...