Jumat , 24 November 2017
Home / Artikel / Doa Yang Tergesa-gesa
waktu-doa

Doa Yang Tergesa-gesa

DOA adalah senjatanya umat Islam. Allah akan senang jika setiap hamba Nya terus memanjatkan doa kepada Nya. Semakin sering kita berdoa kepada Allah swt, maka semakin senang Allah.

Namun ada baiknya kita berdoa tak hanya dalam keadaan susah saja. Dalam keadaan lapang pun kita harus nya berdoa.

Nah berbicara doa, pernahkah kita merasa Allah tak mengijabah doa kita? Merasa bahwa doa yang dipanjatkan selama ini sia-sia?

Jika hal itu pernah dirasakan, perhatikanlah apa yang disampaikan Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah dalam kitab ad-Da’u wa ad-Dawa mengatakan,

“Salah satu penyebab gagalnya suatu doa adalah sifat tergesa-gesa dalam menanti terkabulnya doa. Hamba yang berdoa itu terlalu terburu-buru. Ia merasa ijabah-Nya lambat, atau terlalu mundur datangnya sehingga membuatnya cemas. Akhirnya dia meninggalkan doa sama sekali.”

Hal ini dipertegas dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang tercantum dalam Shahih Bukhari.

“Akan dikabulkan bagi seseorang di antara kalian selama tidak tergesa-gesa, (apalagi) mengatakan, ‘Aku telah berdoa, namun belum juga dikabulkan.’” (Hr. Imam al-Auza’i Rahimahullahu Ta’ala)

Cara berdoa sesuai urutan yang insya Allah baik adalah

  1. Mulailah dengan basmalah.
  2. Memujilah kepada Allah SWT. Minimal sekali ucapkan “Alhamdulillahi robbil ‘aalamiin”.
  3. Bersholawatlah untuk Rasulullah SAW. “Allahumma Sholli ala saiyyidina Muhammad, dst.”
  4. Bersitighfar dan akuilah bahwa dirinya sebagai hamba yang penuh berdosa dan salah
  5. Menggunakan doa yang ada dalam Al-Qur’an atau dicontohkan Rasulullah SAW. Namun jika kita tidak hafal, bisa dengan bahasa sendiri.
  6. Tutup doa dengan sholawat kembali untuk Rasulullah SAW, dan memuji Allah SWT sekali lagi, lalu ucapkan Amin.

Mari kita ingat kembali doa-doa yang selama ini kita panjatkan kepada Allah Ta’ala. Adakah kiranya kita tergesa-gesa dalam berdoa?

Ingin cepat-cepat dikabulkan dan pada akhirnya kita putus asa, sehingga membuat kita meninggalkan doa kepada Allah Ta’ala?

Bila hari-hari kemarin kita masih saja seperti itu, maka yang perlu kita lakukan adalah memperbaharui kesungguhan dalam berdoa dan tak hentinya mengharapkan ijabah dari-Nya.

Karena, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam berdoa.” (HR. Imam al-Auza’i Rahimahullahu Ta’ala).

Comments

comments

Tentang Danu Wijaya

Danu Wijaya
Admin pengurus AlimanCenter.com

Lihat Juga

mualaf-tengah-berdoa-ilustrasi-_140915202951-955

Ini Doa Ketika Dipuji Orang

Pujian Selalu datang ketika melakukan sesuatu yang berarti bagi orang lain, namun apakah diperbolehkan apabila ...