Rabu , 22 November 2017
Home / Artikel / Hakikat Hati
topic-images_heart-cushion_akvkr2y_1474412969713

Hakikat Hati

Hati yang mati, hilang rasa peduli. Hati yang sakit, rindu puji selangit. Hati yang sehat, berbahagia karena nasihat. Hati kita memang berayun goyah.

Mencadasnya hati karena dua perkara, dengan lalai dan dosa. Namun sentosanya hati dengan dua cara, mohon ampun dan mendzikirNya. Jadilah hatimu selalu tersenyum pada Langit. Jadilah bibirmu selalu tersenyum pada Bumi. Izinkanlah surga rindu padamu. Diri paling miskin adalah enggan memintai-Nya.

Berbuat baiklah walau dikira pamrih. Belalah nurani walau dianggap bersandiwara. Izinkan hanya Allah yang menghakimi hatimu. Hati yang mengingat Allah, sibuk melayakkan diri berdekat pada-Nya dengan prasangka baik, niat baik dan rencana baik.

Mari jaga istiqamah dengan men-sahabati orang-orang benar. Jadikan nama kita ada dalam doa dan nasihatnya. Mencintai dan membenci karena Allah itu adil dan sewajarnya. Walau hati berbolak balik, perasaan bertukar-tukar, maka akhlak mulia tetaplah dijaga.

 

Sumber :

Menyimak Kicau Merajut Makna, Salim A. Fillah, ProU Media

Comments

comments

Tentang Danu Wijaya

Danu Wijaya
Admin pengurus AlimanCenter.com

Lihat Juga

lettera-pergamena

Ketika Ulama Berbalas Kitab

  DALAM hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah pernah menyuruh seorang penyair ulung bernama Hassan bin ...