Sabtu , 25 November 2017
Home / Artikel / Mesin Pencuci Dosa
Screenshot_27

Mesin Pencuci Dosa

Oleh : M. Lili Nur Aulia

 

Hampir setiap rumah kita punya alat atau mesin cuci untuk pakaian, bukankah Begitu?

Karena itu, tidak ada salahnya sama sekali kalau di rumah kita ada mesin pencuci dosa-dosa.

Jangan kaget, mesin cuci dosa ini bisa berupa kotak celengan kecil yang Anda masukkan kedalamnya sedikit uang setiap kali Anda mengumpat atau memfitnah seseorang dari kaum muslimin, atau melalaikan kasih sayang Anda, atau setiap kali Anda lalai atau terlewatkan dari shalat berjamaah.

Mesin pencuci dosa ini ada di lokasi yang nampak di rumah, di tempat yang bisa dijangkau siapapun. Tutup mesin pencuci dosa tersebut dan jangan dibukakecuali pada malam hari raya idul fitri.

Siapa saja yang ada di dalam rumah, setiap kali melakukan dosa, memasukkan beberapa lembar uang receh ke dalamnya.

Siapa yang melihat wanita yang tidak halal baginya di televisi atau di jalan memasukkan uang, sedikit atau banyak, ke dalam mesin pencuci dosa (kotak celengan).

Siapa yang tidak menyelesaikan wirid Al-Quran yang telah ditetapkan untuk dirinya sendiri juga memasukkan uang ke dalamnya, demikian seterusnya.

Sampai datang akhir malam bulan Ramadhan, bukalah kotak tersebut dan keluarkan isinya, kemudian sedekahkan kepada orang-orang fakir dan miskin.

Dari Anas bin Malik ra dia berkata, ada yang bertanya kepada Rasulullah saw, “Sedekah apa yang paling utama?” Rasulullah menjawab, “Sedekah di bulan Ramadhan.” (HR. Baihaqi)

Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Harta tidak akan berkurang karena sedekah.” (HR. Muslim)

At Tirmidzi meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda,

Puasa itu adalah perisai dan sedekah itu memadamkan kesalahan seperti air memadamkan api.”

Abu Hurairah ra meriwayatkan dari Nabi saw bahwasanya beliau bersabda,

Orang yang dermawan dan murah hati itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan manusia, dan jauh dari neraka. Orang yang bakhil dan pelit itu jauh dari Allah, jauh dari surga, jauh dari manusia dan dekat dengan neraka.” (HR. Tirmidzi)

 

Sumber :

Panduan Lengkap Ibadah Ramadhan, M. Lili Nur Aulia

Comments

comments

Tentang M. Lili Nur Aulia

Lihat Juga

mualaf-tengah-berdoa-ilustrasi-_140915202951-955

Ini Doa Ketika Dipuji Orang

Pujian Selalu datang ketika melakukan sesuatu yang berarti bagi orang lain, namun apakah diperbolehkan apabila ...