Minggu , 24 September 2017
Home / Artikel / Perayaan Idul Fitri Pertama Warga Mosul Tanpa Daesh
perayaan-idul-fitri-pertama-warga-mosul-tanpa-daesh-lPYi7RGTts

Perayaan Idul Fitri Pertama Warga Mosul Tanpa Daesh

MOSUL bebas dari Daesh “sebutan untuk ISIS”, warga Mosul di Irak akhirnya bisa merayakan Idul Fitri dalam nuansa damai dan tenang. Orang dewasa, laki-laki dan perempuan, memenuhi pelataran masjid untuk menjalankan Salat Id pada Minggu 25 Juni.

Dulu sewaktu masih dijajah oleh para teroris, warga kota diperbolehkan untuk menjalankan Salat Id. Akan tetapi, segala jenis perayaan dilarang.

Kini, anak-anak berkumpul dengan ceria menyambut hari kemenangan tersebut. Mereka tertawa dan berlarian dengan bebas di halaman di sisi timur kota. Beberapa bermain di ayunan butut dan sebagian lagi bermain dengan pistol dan senapan mainan.

Ya, meski ISIS sudah lari tunggang langgang dari Mosul, tetapi anak laki-laki di sana belum bisa lepas dari permainan berbau senjata. Sebab, hanya mainan jenis itu yang dulu diizinkan militan Daesh untuk mereka mainkan.

Daesh mengharamkan mainan berwajah, seperti boneka karena dianggap sama dengan penyembahan berhala. Mereka lebih suka kalau anak-anak berlatih menggunakan senjata, membaca buku ideologi militer ISIS, dan belajar merakit bom dengan perhitungan matematis yang cermat.

Menyadur dari Middle East Monitor, Rabu (28/6/2017), di hari yang fitri ini, warga berharap pertempuran di wilayah yang tersisa dapat segera berakhir. Dengan begitu, seluruh kota bisa kembali hidup damai dan memulihkan perekonomian.

Walaupun situasi di Mosul sudah lebih baik. Ada sebagian warga yang belum merasakan sukacita Lebaran sepenuhnya.

“Ini belum menjadi Idul Fitri yang sebenarnya sebelum kami kembali ke rumah”, kata seorang pria berusia 60-an tahun, yang mengungsi dari sisi barat Mosul, melintasi sungai Tigris, demi menghindari pertempuran.

Beberapa lagi mengemukakan kesedihannya, karena Masjid Agung Al-Nuri yang sudah berdiri selama 850 tahun dengan menara setinggi 45 meter sudah hancur diledakkan.

“Idul Fitri kami tidak sama lagi”, ucap warga yang menolak disebutkan namanya tersebut.

Pasukan Irak berhasil merebut sisi timur Mosul dari ISIS pada awal tahun ini. Pertempuran di timur berlangsung selama 100 hari, sebelum militer mendesak masuk ke sisi barat pada Februari. ISIS sudah terkepung. Salah seorang jenderal dalam kesatuan militer Irak berharap mereka bisa mengusir kelompok teroris itu secepatnya, dalam hitungan hari.

“Kemenangan kita atas Daesh semakin dekat berkat kekuatan heroik dari pasukan kita. Untuk itu, saya mengucapkan selamat Idul Fitri yang setulus-tulusnya dari lubuk hati terdalam”, ujar Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi.

 

Sumber : OkeZone/MiddleEastMonitor

Ket. Foto : Muslim di Mosul Salat Id di Masjid Celil Hayat di Erbil, Irak. (Foto: Yunus Keles/Anadolu Agency)

Comments

comments

Tentang Danu Wijaya

Danu Wijaya
Admin pengurus AlimanCenter.com

Lihat Juga

a57cb69d-0ea4-48b0-926f-b92e6a38b1aa_1505793111583

Soal Nobar Film G30S/PKI, Panglima TNI: Itu Perintah Saya, Mau Apa?

  Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo rupanya tidak ambil pusing atas polemik pemutaran film ...