Minggu , 24 September 2017
Home / Artikel / Adab dan Akhlak / Saat “Jangan” itu Baik
unsplash_coffee-_akxlrq

Saat “Jangan” itu Baik

Jangan Marah! Sebab kemarahan mempertunjukkan semua kejelekan lahir batin yang ada dalam dirimu.

Jangan dengki! Sebab hasad itu menyengsarakan kita saat orang lain bahagia, dan mengajak ke neraka saat orang lain berduka.

Jangan bergunjing! Sebab gunjingan memakan pahala seperti api hanguskan kayu, menghimpun dosa seperti magnet menarik besi.

Jangan mendendam! Sebab itu bagai menenggak racun ke kerongkongan sendiri, lalu berharap orang lain yang mati. Maafkanlah!

Jangan merendahkan! Sebab hinaan menjatuhkan yang mencela, menaikkan derajat yang dijelekkan dan melalaikan dari perbaikan.

Jangan menunda! Amal yang tak dikerjakan hari ini takkan tertampung oleh esok hari yang memiliki hak ibadahnya sendiri.

Jangan menghakimi! Sebab itu merumitkan urusan saat kita jadi terdakwa di akhirat. Sebab tugas kita menyeru kebaikan saja.

Jangan berdusta! Sebab dusta adalah candu menyakitkan dan parahnya ia membuka semua pintu keburukan yang lebih besar.

Jangan takjubi amal diri! Bahkan dosa yang membawakan taubay jauh lebih baik daripada ibadah yang melahirkan kesombongan.

 

Sumber :

Menyimak Kicau Merajut Makna, Salim A. Fillah, ProU Media

 

Comments

comments

Tentang Danu Wijaya

Danu Wijaya
Admin pengurus AlimanCenter.com

Lihat Juga

a57cb69d-0ea4-48b0-926f-b92e6a38b1aa_1505793111583

Soal Nobar Film G30S/PKI, Panglima TNI: Itu Perintah Saya, Mau Apa?

  Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo rupanya tidak ambil pusing atas polemik pemutaran film ...