Rabu , 20 September 2017
Home / Artikel / Siapa Gubernur Pertama Mekkah Dan Madinah?
madinah_

Siapa Gubernur Pertama Mekkah Dan Madinah?

Sejarah mencatat, sejumlah sahabat yang mendapat kepercayaan menjadi gubernur kota-kota penting dan strategis. Mereka juga sebagai gubernur pertama yang bertugas memimpin jalannya pemerintahan di wilayah tersebut.

Perihal gubernur pertama dalam sejarah Islam dengan menukilkan riwayat dari kitab al-Awa’il karya Abu Hilal al-‘Askary.

Terungkap bahwa sosok yang menjadi gubernur Makkah pertama adalah sahabat ‘Utab bin Asid yang ditunjuk Rasulullah SAW untuk mempimpin Makkah saat peristiwa Haji Wada’.

Kisah ‘Utab bin Asid

Ketika Rasul wafat, tak sedikit masyarakat Arab yang keluar Islam, ‘Utab mengambil inisiasi dengan berkhutbah di masjid.

Isi ceramahnya cukup populer di antara penggalannya berbunyi, “Kalaupun Muhammad SAW meninggal, maka sesungguhnya Allah SWT kekal.

Kalian tahu sebagian besar kalian adalah kafilah di darat dan pelayan di laut, tetaplah pada urusan kalian, tunaikan zakat, saya jaminan jika ini urusan ini tidak kelar, saya akan kembalikan ke kalian.”

Kisah tentang ceramah ‘Utab bin Asid tersebut sampai di telinga Abu Bakar RA dan mengapresiasinya.

Kisah Sahal bin Hanif

Selanjutnya, al-‘Askary mengemukakan sedangkan gubernur yang pertama memimpin Madinah adalah Sahal bin Hanif yang ditunjuk oleh Ali bin Abi Thalib saat menantu Rasulullah SAW tersebut pergi ke Bashrah dalam rangka Perang Jamal.

Ada cerita yang sangat ironis terkait perang saudara sesama akidah ini, saat Utsman bin Hanif, yang tak lain adalah saudara kandung Sahal tertangkap dan hendak dieksekusi, ia meminta pengampunan.

Kemudian Utsman berkata, “Saudaraku, Sahal, wakil Ali bin Thalib atas Madinah, jika kalian membunuhku maka ia tak akan melepaskan keturunan kalian.”

Akhirnya, tak selang berapa lama mereka membebaskan Utsman bin Hanif.

 

Disadur : Republika

Comments

comments

Tentang Danu Wijaya

Danu Wijaya
Admin pengurus AlimanCenter.com

Lihat Juga

sejarah-Islam (1)

Kisah Pernikahan Barakah

Sebagian pernikahan menjadi penuh barakah, karena niat awal ketika memutuskan untuk menikah. Al-Idris Asy-Syafi’i menikah ...