Senin , 24 September 2018
Home / Danu Wijaya (page 99)

Danu Wijaya

Danu Wijaya
Admin pengurus AlimanCenter.com

Fiqih Sunnah : I’tikaf bagian 2

11745936-10153749650026840-5621036754826739691-n-55a27ccebc93736715ce3a1c

Oleh : Sayyid Sabiq   Mulai dan Berakhirnya I’tikaf Telah dijelaskan bahwa i’tikaf sunnah tidak terbatas waktunya. Apabila seseorang masuk masjid dan berniat untuk taqarrub kepada Allah dengan berdiam di dalamnya, berarti ia beri’tikaf hingga ia keluar dari masjid itu. Dan jika seseorang berniat hendak beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir ...

Selanjutnya

Zakat Fitrah

images (7)

Oleh : Sharia Consulting Center   Definisi Zakat Fitrah adalah zakat yang disyariatkan dengan berakhirnya bulan Ramadhan sebagai pembersih dari hal-hal yang mengotori shaum, dan santunan yang mencukupi fakir-miskin di hari raya Fitri. Landasan Hukum Hadits Rasulullah Saw.: عن ابن عمر ض قال : فرض رسول الله صلى الله عليه ...

Selanjutnya

Fiqih Wanita Berkaitan dengan Ramadhan (bagian 2)

images (5)

d. Wanita hamil dan menyusui Wanita yang sedang hamil atau menyusui tetap harus berpuasa di bulan Ramadhan, sama dengan wanita – wanita yang lain, selagi ia mampu untuk melakukannya. Jika ia tidak sanggup untuk berpuasa karena kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan, maka ia boleh berbuka sebagaimana wanita yang sedang sakit, ...

Selanjutnya

Fiqih Sunnah : I’tikaf bagian 1

images (4)

Oleh : Sayyid Sabiq   Pensyariatan I’tikaf Ijma’ ulama menyebutkan bahwa i’tikaf disyariatkan dalam agama. “Nabi saw beri’tikaf setiap bulan Ramadhan selama sepuluh hari, sedangkan pada tahun wafatnya, beliau beri’tikaf hingga dua puluh hari”. (H.R. Bukhari, Abu Dawud, dan Ibnu Majah) Para sahabat dan para istri Rasulullah juga melakukan i’tikaf bersama ...

Selanjutnya

Panduan Iktikaf bagian 3

IMG_20160627_050814

Waktu I’tikaf Untuk i’tikaf wajib tergantung pada berapa lama waktu yang dinadzarkan, sedangkan i’tikaf sunnah tidak ada batasan waktu tertentu. Kapan saja, pada malam atau siang hari, waktunya bisa lama dan  juga bisa singkat. Minimal : Dalam madzhab Hanafi adalah “sekejab tanpa batas waktu tertentu, sekedar berdiam diri dengan niat”. Atau ...

Selanjutnya

Panduan Iktikaf bagian 2

images (6)

Hukum I’tikaf Para ulama telah berijma’ bahwa i’tikaf, khususnya 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan merupakan suatu ibadah yang disyariatkan dan disunnahkan oleh Rasulullah Saw. Rasulullah Saw sendiri senantiasa beri’tikaf pada bulan Ramadhan selama 10 hari. Aisyah, Ibnu Umar dan Anas Radliallahu ‘Anhum meriwayatkan: ”Rasulullah Saw selalu beri’tikaf pada 10 ...

Selanjutnya

Orang yang Boleh Tidak Puasa dan Wajib Mengqadha

images (5)

Oleh : Sayyid Sabiq   Orang yang sedang sakit dan orang yang sedang musafir boleh tidak puasa, tetapi mereka wajib mengqadha. Allah Ta’ala berfirman, “...dan barangsiapa sakit atau dalam perjalan (dan ia tidak puasa), maka (ia wajib berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (Al-Baqarah: 184) Mu’adz ...

Selanjutnya

Musafir, Manakah yang lebih Utama : Puasa atau Tidak?

images (4)

Oleh : Sayyid Sabiq Abu Hanifah, Syafi’i, dan Malik berpendapat bahwa berpuasa lebih utama bagi yang kuat melakukannya, sedangkan berbuka lebih utama bagi orang yang tidak kuat berpuasa. Ahmad berpendapat bahwa berbuka lebih utama. Umar bin Abdul Aziz berpendapat bahwa yang lebih utama adalah yang lebih mudah. Jika ia kesulitan ...

Selanjutnya

Panduan Iktikaf bagian 1

images (3)

Secara harfiyah, i’tikaf  adalah tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Dengan demikian, i’tikaf adalah tinggal atau menetap di dalam masjid dengan niat beribadah guna mendekatkan diri kepada Allah Swt. Penggunaan kata i’tikaf di dalam Al-Qur’an terdapat pada firman Allah Swt: ”Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, ...

Selanjutnya

Menuntut Ilmu, Umrah dan Menjaga Keseimbangan Hidup di Bulan Ramadhan

245707

Menuntut Ilmu dan Menyampaikannya Bulan Ramadhan adalah saat yang paling baik untuk menuntut ilmu keislaman dan mendalaminya. Karena di bulan Ramadhan hati dan pikiran sedang dalam kondisi bersih dan jernih, sehingga sangat siap menerima ilmu-ilmu Allah Swt. Maka waktu-waktu seperti bada shubuh, bada dhuhur dan menjelang berbuka sangat baik sekali ...

Selanjutnya