Kamis , 25 Mei 2017
Home / Artikel / Adab dan Akhlak (page 10)

Adab dan Akhlak

Nasihat Imam Syafi’i

tim-geers_sunset_yudkswzy

Asy Syafi’i menasihatkan, “Belumlah menjadi saudaramu dia yang masih membuatmu harus berpura-pura. Siapa yang jika kau senangkan, memujimu dengan yang tak kau miliki. Kala marahnya, juga akan menjelekkanmu mengada-ngada.” “Siapa mendengar hanya dengan telinga kan menjadi tukang cerita. Namun bila menyimak dengan hati kan menjadi fakih yang ahli.” Lanjut Asy-Syafi’i, ...

Selanjutnya

Posisi Islam dalam Seseorang

topic-images_want-to-hold-in-my-hand_ykdrq2nz

Seorang ulama hanabillah dari Baghdad, Abul Wafa’ Ali bin Aqil -rahimahullah- (531 H) berkata : “Jika engkau ingin melihat bagaimana posisi Islam dalam diri seseorang, Jangan kau nilai saat dia berada di masjid atau saat ia mengucapkan “labaikallahumma labbaik” pada waktu wukuf. Akan tetapi perhatikanlah bagaimana sikap dia terhadap pembenci ...

Selanjutnya

Adab Ayyub ‘alayhis-salam

moyan-brenn_stone_yudiswrz

Allah berfirman, “Dan ingatlah akan hamba Kami, Ayyub, ketika dia menyeru Tuhannya, ‘sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan’.” (Q.S. Shaad : 41) Menurut tafsir Syaikh Muhammad Ali Ash Shabuni dalam Rawa’i’ul Bayan, Perkataan Ayyub berupa ‘Sesungguhnya aku diganggu syaitan’ adalah ungkapan penuh adab kepada Allah. Menyandarkan segala penderitaan ...

Selanjutnya

Pemaafnya Yusuf ‘alayhis-salam

image

Dalam memperbaiki hubungan, ada hal-hal yang tak harus kita katakan. Betapapun penting dan/atau menyakitkan. Itulah yang diajarkan si tampan Yusuf. Ketika sudah menjadi salah seoranf penguasa Mesir, Yusuf meloncatkan cerita tentang dibuangnya dia ke sumur oleh saudara-saudaranya. Yusuf berujar, “Sesungguhnya Rabbku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia mengeluarkanku dari penjara” ...

Selanjutnya

Pemimpin yang Mau Menemui Ulama

12234862_917425604973368_5751441921694061861_n_1478351235271

Pernahkah kita mendengar kisah tentang Khalifah Harun al-Rasyid yang mau menemui ulama. Ia adalah raja adidaya yang bertahta di masa Bani Abasiyah. Wilayah kekuasaannya amat luas. Jauh lebih luas dibanding Bumi Pertiwi ini. Ia juga penguasa yang kuat, yang mampu membawa kekhalifahan Islam berada pada masa keemasan. Ia mampu membangun ...

Selanjutnya

Muslim Sejati

abhishek-gowda_sunlight_zkjrqmy

Seorang muslim dalam iman bersikap “adzillah” kepada sesama muslim dengan berbening sangka, berlembut hati, berlapang dada, dan bersopan dada. Seorang muslim bersikap “a’izzah” dengan menunjukkan kemuliaan dan ketinggian pada yang kafir. Cara terbaiknya dengan akhlak mulia kepada yang kafir. Imannya seorang muslim adalah membenarkan dalam hati, mengikrarkan dengan lisan, dan ...

Selanjutnya

Akhfiya’ul Atqiya (Orang yang Bertaqwa Lagi Tersembunyi)

images-100

Akhfiya’ul Atqiya yakni mereka kekasih Allah yang bertaqwa dan mengerjakan ibadah secara sembunyi-sembunyi guna menjauhi riya dilihat manusia. Walau tak dikenal, doanya mengguncang Arsy, hajat umat atas mereka besar sekali. Mu’adz bin Jabal menangis dihadapan Umar menjelang ajalnya. Sebab dia karena ilmu dan kedermawanannya tak terkecuali dari sifat Akhfiya‘. Suatu ...

Selanjutnya

Menyeimbangkan Usaha dan Tawakkal

images-98

Orang yang sukses ialah mereka yang mampu menyeimbangkan antara usaha dan tawakkal. Abu Sa’id al-Kharraz berkata, “Barangsiapa yang mengira bahwa dengan usahanya, dia bisa sampai pada apa yang diinginkan, maka ia telah berpaling dari Allah. Dan barangsiapa yang mengira bahwa tanpa usaha, dia bisa merealisasikan harapannya, maka ia telah berangan-angan ...

Selanjutnya

Ketika Salaf Dahulu Melakukan Demo Melawan Kemungkaran

hakan-dahlstrom_winter-haze_yurjqmdd

Berikut ini adalah beberapa contoh sikap yang ditunjukkan oleh para salaf ketika mereka melihat kemungkaran : Pada bulan Jumadil Akhir, para ulama dari kalangan Hanabilah dan juga Abu Ishaq As-Syairazi bersama dengan para sahabatnya berkumpul didepan istana khalifah menuntut ditutupnya tempat minum-minuman keras semacam bar atau diskotik kala itu, dan ...

Selanjutnya

Mereka Bersahabat

ankush-minda_memories_ykrgr2za

Tentang pengambilan tanah Fadak itu benar. Abu Bakr mengalih-milikkan tanah itu kepada negara. Tetapi itu bukanlah tanah Fatimah. Itu adalah bagian milik Rasulullah saw. Saat beliau wafat, Fatimah menuntutnya sebagai hak waris, tapi Abu Bakr menolaknya. Alasannya tanah itu bagian Nabi saw sebagai ‘Rasul’ sebagaimana ditetapkan Al Qur’an, bukan bagian ...

Selanjutnya