Selasa , 23 Mei 2017
Home / Artikel / Sirah Shahabiyah (page 2)

Sirah Shahabiyah

Ummu Kultsum binti Uqbah: Wanita Yang Diselamatkan Al Quran (bagian 1)

flower

Oleh: Lia Nurbaiti   “Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah ...

Selanjutnya

Ummu Aiman: Sang Ibu Asuh Rasulullah (3-akhir)

Nathan Siemers_Another Time_YkdiRGU

Oleh: Lia Nurbaiti   Sepeninggal Rasulullah SAW, Ummu Aiman tetap dihormati oleh para sahabat. Ketika itu Abu Bakar ra. berkata kepada Umar, “Mari kita mengunjungi Ummu Aiman sebagaimana Rasulullah mengunjunginya.” Ketika sampai di rumah Ummu Aiman, ditemuinya Ummu Aiman dalam keadaan sedang menangis. Mereka bertanya “Apa yang membuat ibunda menangis? ...

Selanjutnya

Ummu Aiman: Sang Ibu Asuh Rasulullah (2)

Bong Grit_White Tulip_YkdiQ2c

Oleh: Lia Nurbaiti   Hijrah Yang Penuh Berkah Ketika penderitaan dan siksaan yang dialami kaum muslimin di Makkah semakin berat, maka Rasulullah mengizinkan kaum muslimin berhijrah ke Madinah. Di perjalanan, ada kejadian luar biasa yang dialami Ummu Aiman. Bahkan sulit untuk dilukiskan. Ustman bin Qasim menceritakan, “Ummu Aiman ikut dalam ...

Selanjutnya

Ummu Aiman: Sang Ibu Asuh Rasulullah (1)

Paul Jamiol_Double Yellow_ZEVnRw

Oleh: Lia Nurbaiti   Shahabiyah yang kali ini kita akan ceritakan kisah imannya dan keteguhannya dalam berjuang di jalan Allah adalah Ummu Aiman. Seorang wanita pengasuh Rasulullah SAW. Dialah ibu kedua bagi Rasulullah SAW. Ibu dari Aiman ra yang merupakan seorang sahabat yang ikut dalam berbagai peristiwa besar bersama Rasulullah ...

Selanjutnya

Al Khansa : Wanita Tegar di Perang Qadisiyyah

IMG_20160108_055529

Oleh : Lia Nurbaiti   Manusia yang hidup tanpa iman ibarat bulu yang melayang oleh hembusan angin. Ia tidak pernah tetap dan tenang, melainkan membawanya. Orang yang hidup tanpa iman tidak akan memiliki arti ataupun akar yang mengokohkannya. Hidupnya selalu dipenuhi rasa gelisah, gundah, bingung dan tidak memiliki tujuan hidup ...

Selanjutnya