Sabtu , 23 September 2017
Home / Konsultasi / Konsultasi Umum / Apakah Nasib Saya Buruk?
nasib-buruk

Apakah Nasib Saya Buruk?

Assalamualaikum wr wb.

Begini ustadz/ustadzah Hidup saya sekarang akrab dengan rokok maupun minuman keras, sifat buruk saya adalah semacam tempramental mood tidak bisa di tebak, mengedepankan emosi sampai ada teman saya yg katanya dia punya ilmu titen dan bisa membaca mata saya, dia berkata kalau nasib saya itu besok (masa depan) sangat buruk, saya bisa punya pekerjaan tapi di pecat dalam pekerjaan itu, dia bilang hidup saya besok tidak karuan intinya, lalu saya kaget, yg saya mau tanya apakah benar besok jika nasib sudah di katakan seperti itu maka akan terjadi? saya masih percaya bahwa semua hidup saya ada di tangan Allah SWT tapi ramalan itu selalu menghantui saya, apa jika saya berusaha menjadi orang yg lebih baik nasib saya akan berubah menjadi baik? Terimakasih ustadz/ustadzah, mohon segera di jawab pertanyaan yg masih membuat saya bimbang.

Jawaban:

Assalamu alaikum wr.wb.

Alhamdulillahi Rabbil alamin. Wash-shalatu wassalamu ala Asyrafil Anbiya wal Mursalin. wa’ ba’du.

Hidup Anda tidak ditentukan oleh kondisi mata Anda. Juga tidak ditentukan oleh ramalan orang. Namun nasib Anda ditentukan oleh diri Anda sendiri. Yang menjadikan seseorang mendapatkan keburukan adalah manakala ia berbuat buruk. Sebab ia akan mendapatkan akibat dan dampak dari keburukan yang ia lakukan. Allah befirman, “Siapa yang berbuat keburukan seberat biji dzarrah sekalipun pasti ia akan melihat (akibatnya).” (QS az-Zilzalah: 8). Namun siapa yang segera bertobat dan kembali kepada Allah, keburukan tersebut akan diganti dengan kebaikan. (QS al-Furqan: 70). Juga yang membuat seseorang mendapat keburukan ketika ia percaya pada ramalan orang. Sebab, Nabi saw melarang praktek ramal-meramal.

Bahkan Rasul saw mengancam, مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً Siapa yang datang kepada tukang ramal dan bertanya tentang sesuatu kepadanya, shalatnya tidak diterima selama empat puluh hari (kalau ia tidak bertobat). (HR Muslim).

Karena itu, bebaskan diri Anda dari segala ramalan makhluk. Berbaik sangkalah kepada Allah sebab Allah bersama prasangka hamba kepada-Nya. Lalu segeralah bertobat dari segala dosa dan maksiat dengan terus berdoa dan meminta kepada-Nya diringi amal-amal salih. Insya Allah dengan itu semua Anda akan menjadi orang yang sukses dan beruntung dunia akhirat. Wallahu a’lam.

Wassalamu alaikum wr.wb.

Comments

comments

Tentang Fauzi Bahreisy

Fauzi Bahreisy
Pengasuh rubrik konsultasi AlimanCenter.Com

Lihat Juga

Alex Masyuta_flying bee_ZkxhQ2Q

Hukum Lebah yang Mencuri Madu dari Bunga Tetangga?

Assalamualaikum Pak ustad. Saya mau bertanya, contoh saya petani lebah. Lebah saya mengambil nektar bunga ...

Tinggalkan Balasan