Ketika setelah ataupun sebelum shalat. Pernahkah anda sempat berfikir, mengenai gerakan shalat bangun dari ruku’ ?
Ya, i’tidal namanya, salah satu gerakan shalat bangun dari ruku, dan kemudian berdiri beberapa saat dengan bacaannya. Tapi, dari i’tidal ini, ada sesuatu yang khas daripada gerakan shalat yang lain.
Ketika gerakan shalat lain menggunakan bacaan takbir ‘Allaahu akbar’, saat hendak mengerjakannya. Namun dalam i’tidal, bacaannya tasmi’ atau ‘Sami’allaahu liman hamidah’, tahukah kenapa?
Ada banyak riwayat yang menjelaskan mengenai hal ini, berikut salah satu sumber menjelaskan:
Sebab pada bacaan ‘Sami’allaahu liman hamidah’ adalah sesungguhnya Abubakar As-Siddiq RA, tidak pernah ketinggalan shalat di belakang Rasulullah SAW. Pada suatu hari ketika hendak shalat ‘Ashar beliau terlambat dan menyangka tidak sempat shalat di belakang Rasulullah,
Beliau sangat menginginkan agar bisa shalat bersama Rasulullah, beliau berlari dan memasuki masjid rupanya beliau mendapatkan Rasulullah sedang membaca takbir dalam ruku’ maka beliau memuji Allah dengan mengucapkan Alhamdulillah dan kemudian bertakbir shalat mengikuti Rasulullah,
Datanglah malaikat Jibril kepada Rasulullah saw yang sedang ruku’ dan mengatakan: “wahai Muhammad, Allah telah mendengar orang yang memujinya, maka bacalah ‘Sami’a Allahu Liman Hamidah’.
Dalam riwayat lain disebutkan “Jadikanlah kalimat itu sebagai bacaan shalat kalian” maka Rasulullah membacanya ketika bangkit dari ruku’ padahal sebelum itu beliau bangkit dari ruku’ dengan mengucapkan “Allahu Akbar”
Arti ‘Sami’allaahu liman hamidah’ sendiri adalah “Allah sungguh mendengar para pemuji-Nya”
 
Sumber riwayat dapat dilihat dalam :

  1. Hasyiyah Jamal ala fath al-Wahab juz.1. Hal. 366.
  2. Hasyiyah I’anah at-Thalibin, juz, 1. Hal. 180.
  3. Hasyiyah al-Bajury ala Fath al-Qarib, juz. 1. Hal. 220.

Disadur : InspiraData