by Danu Wijaya danuw | Mar 4, 2017 | Nasional
Umumnya masyarakat Indonesia mengamati pejabat-pejabat negeri karena karir politiknya ataupun kehidupan pribadinya yang menarik. Agama yang dianut sang politisi mungkin masih menjadi hal yang terkadang dibicarakan.
Namun nampaknya jarang sekali kita mencolek sejauh mana pengetahuan agama mereka yang padahal juga sangat penting untuk diketahui. Negara kita ini ternyata memiliki 5 gubernur yang sudah mendapat gelar hafiz Qur’an lho, dan berikut nama-namanya.
1. Dr Ahmad Heryawan, Lc, M.Si (Gubernur Jawa Barat)

Pria berumur 50 tahun ini merupakan gubernur Jawa Barat untuk periode 2013 sampai 2018 nanti. Berpasangan dengan aktor Dedy Mizwar, politisi PKS ini menjadi gubernur diusung oleh partai PKS, PPP, dan Hanura.
Ahmad Heryawan atau yang biasa dikenal dengan nama Aher ini masuk jajaran gubernur hafidz Qur’an Indonesia yang ternyata juga mewajibkan enam anaknya menghafal kitab suci umat islam tersebut. Aher memang dikenal sebagai sosok yang religius untuk ukuran seorang politisi.
Sebelum berada di puncak karir seperti sekarang, pria kelahiran Sukabumi ini harus berjuang menyelesaikan pendidikan SD sampai SMA sambil berjualan gorengan. Barulah kemudian dia berhasil mendapatkan beasiswa dari Kerajaan Arab Saudi untuk melanjutkan kuliah di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA). Sampai saat ini Aher cukup berhasil memimpin Jawa Barat karena telah menorehkan kurang lebih 132 penghargaan bagi provinsi tersebut.
2. K.H. Abdul Ghani Kasuba, Lc (Gubernur Maluku Utara)

Abdul Ghani Kasuba dipercaya memimpin Maluku Utara setelah sebelumnya memulai karir sebagai wakil gubernur di periode 2008 sampai 2013. Diusung partai PKS, PKB, PBB, dan Demokrat
Keahliannya sebagai seorang penghafal Al-Qur’an tampaknya sudah tak ada yang meragukan karena pria kelahiran Halmahera Selatan ini sudah dikenal sebagai salah satu tokoh organisasi islam Al Khairat sebelumnya.
Lelaki berusia 64 tahun ini juga memiliki riwayat pendidikan yang cukup religius terutama saat melanjutkan kuliah di Universitas Islam Madinah. Ayah empat anak ini juga menjadi salah seorang pengurus Majelis Ulama Indonesia untuk Maluku Utara. Sementara untuk karir politiknya sebelum menjadi wakil gubernur, dia pernah mencoba peruntungan dengan menjadi seorang anggota DPR fraksi PKS pada 2004 lalu.
3. Prof Dr Irwan Prayitno, S.Psi, Msc (Gubernur Sumatera Barat)

Gubernur Sumatera Barat ini merupakan salah satu hafiz Qur’an yang pernah menjadi seorang aktivis saat melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia. Pria yang hobi bermain drum dan motorcross ini diusung oleh partai PKS dan Gerindra.
Lelaki kelahiran Yogyakarta ini memang senang sekali berdakwah sejak usianya muda. Selepas mendapat gelar sarjana dari kampus bergengsi tersebut sosok Irwan memutuskan kembali ke tanah Minang untuk kemudian mendirikan sebuah lembaga belajar bersama kawan-kawannya.
Tak disangka lama kelamaan Irwan berhasil mengembangkan lembaga belajarnya tadi menjadi taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi, bernama Adzka. Selanjutnya ayah 10 anak ini memberanikan diri melanjutkan pendidikan S2 nya di Malaysia dalam bidang pengembangan SDM. Sebab ia pernah menjadi perwakilan PKS di Malaysia.
Nampaknya sang gubernur tak pernah lelah meraih pendidikan karena setelah S2, Irwan kembali meneruskan kuliahnya ke jenjang S3. Saat ini selain fokus memimpin Sumatera Barat, Irwan juga masih aktif berdakwah.
4. Dr K.H. TGH. Muhammad Zainul Majdi, MA (Gubernur NTB)

Zainul Majdi adalah gubernur provinsi Nusa Tenggara Barat yang sudah menjabat selama dua periode sejak 2008. Sebagai penerus organisasi terbesar di NTB yaitu Nahdlatul Wathan, Zainul Majdi memulai langkah politik sebagai politisi Partai Bulan Bintang. Dan menjajaki gubernur diusung partai PBB dan Demokrat.
Ketika pertama kali memegang posisi gubernur pada 2008, pria yang dijuluki Tuan Guru Bajang ini juga dinobatkan sebagai gubernur termuda Indonesia.
Bagi lelaki yang sekarang berumur 44 tahun ini menghafal Al-Qur’an adalah hal yang sangat penting sebagai bentuk pemahaman ajaran islam. Riwayat pendidikannya di madrasah lah yang sepertinya telah membuat lelaki kelahiran Pancor Selong ini fasih menghafal Qur’an.
Nusa Tenggara Barat patut berbangga memiliki sosok gubernur seperti Zainul Majdi karena pria ini memiliki banyak prestasi. Salah satunya adalah Lencana Ksatria Bhakti Husada Arutala yang merupakan penghargaan di bidang kesehatan. Selain itu hafiz NTB ini ternyata berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Al-Azhar Kairo sampai akhirnya meraih gelar Master of Art.
Tidak banyak yang tahu memang bahwa Indonesia memiliki sosok-sosok pemimpin daerah dengan latar belakang pengetahuan agama yang oke. Empat gubernur di atas sepertinya juga memiliki karir yang cukup gemilang di masa jabatannya kali ini.
Semoga saja dengan pengetahuan agama yang demikian, membuat para pemimpin itu semakin amanah dan semakin banyak juga pemimpin yang mengikuti mereka.
by Danu Wijaya danuw | Mar 3, 2017 | Nasional
Di tengah semarak kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia, ternyata Indonesia juga kedatangan tamu seorang dai kelas dunia.
Dia adalah Dr Zakir Abdul Karim Naik atau lebih dikenal dengan nama Dr Zakir Naik. Zakir merupakan seorang pembicara Muslim India, dan penulis hal-hal tentang Islam dan perbandingan agama.
Di Jakarta, Zakir Naik bertemu dengan sejumlah ulama, antara lain Pimpinan Majelis Az-Zikra Ustadz Muhammad Arifin Ilham.
“Subhanallah walhamdulillah, hari ini Allah pertemukan Arifin dengan hamba pilihan-Nya yang menjadi wasilah jutaan manusia masuk Islam. Beliau adalah ulama kelas dunia, kanda Ustaz Dr Zakir Naik, 52 tahun,” kata Ustaz Muhammad Arifin Ilham kepada Republika.co.id, Kamis (2/3).
Ulama terkenal ini tiba di Indonesia pada Rabu 2 Maret 2017 sore. SindoNews dan Republika, pada Kamis (2/3/2017) telah mengonfirmasi kedatangan Zakir ke panitia safari dakwah Zakir Naik.
Hanny Kristianto. ”Benar (datang ke Indonesia),” katanya melalui pesan singkat.
Tujuan Datang Ke Indonesia Awal Maret, Padahal Safari Dakwah Akhir Maret/Awal April
Ditanya tujuan ulama itu datang ke Indonesia, Hanny menjawab, “(Untuk) koordinasi dengan panitia DR Zakir Naik Indonesia,” ujarnya.
Ketua Muallaf Indonesia, Hanny Kristianto juga menyampaikan informasi resmi kedatangan Zakir Naik di halaman Facebook-nya.
Disamping itu telah ada Panitia Penyambutan Dr. Zakir Naik :
”Dr Zakir Naik telah tiba di Indonesia untuk berkoordinasi dengan panitia tentang rencana safari dakwah ke beberapa kota di Indonesia di bulan April 2017.” tulis Humas Panitia Persiapan Zakir Naik Visit Indonesia 2017, Ustadz Budhi Setiawan.
Direktur An Nahl Institute Jakarta, Ustadz Ahmad Buchory Muslim mengatakan, kedatangan Dr Zakir Naik ke Jakarta adalah kunjungan silaturahim dengan ulama, tokoh dan tempat atau kampus yang sudah siap akan mengadakan acara.

Penyambutan Dr. Zakir Naik di Indonesia 2 Maret 2017

Suasana penyambutan diantaranya ada ust Yusuf Mansur
Menurut dia, Zakir naik akan menggelar sejumlah safari dakwah ke sejumlah pesantren dan Universitas Islam di Indonesia.
“Insya Allah Dr Zakir Naik akan melakukan safari dakwah ke sejumlah pesantren dan universitas Islam di Indonesia pada akhir Maret 2017,” ujarnya.
Klarifikasi Ustadz Arifin Ilham
Sementara di laman Facebook-nya, Ustadz Arifin Ilham mengklarifikasi, yang akan memberikan khutbah jumat pada hari ini di Masjid az-Zikra bukan Zakir Naik, melainkan dirinya.
Begitu pula pada Ahad (5/3) untuk memberikan Tausiyah Zikir Akbar mulai 07.00 pagi. Setelah itu dilanjutkan siaran langsung TV ONE pada program Damai Indonesiaku mulai pukul 15.00 – 17.00 di Masjid az-Zikra Sentul Bogor. “Ini jadwal abang di Majelis az-Zikra Sentul, bukan Zakir Naik,” ujarnya.
Hari kedatangan ulama ini juga bersamaan dengan hari kedatangan Raja Salman. Kabar kedatangan ulama Zakir Naik sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.
Ulama Zakir Naik juga dikenal sebagai pakar Kristologi. Beliau pun selalu berdakwah dengan hikmah dan contoh-contoh yang baik, sehingga jutaan orang di dunia masuk Islam melalui wasilahnya. Ini yang perlu kita teladani.
Sumber : Republika, SindoNews, FB Hanny Kristianto
by Danu Wijaya danuw | Mar 3, 2017 | Nasional
Ada yang spesial dalam kunjungan Raja Arab Saudi Salman Abdul Azis Al Saud ke Masjid Istiqlal.
Dalam kunjungan itu, Raja Salman tak hanya sekadar menjalankan sholat tahiyatul masjid. Raja Salman juga memberikan cinderamata untuk Masjid Istiqlal berupa kain penutup Kabah atau Kiswah.
Informasi tersebut diberikan Wakil Ketua Badan Pengelola Pelaksana Masjid Istiqlal (BPPMI) Bahrul Hayat.
” Ya (cinderamata) berupa kiswah atau penutup Kabah,” kata Bahrul, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis, 2 Maret 2017.
Dia merasa pemberian kiswah itu memiliki makna tersendiri. Sebab, kain penutup kabah itu diberikan secara langsung oleh Raja Salman.
” Sangat senang sekali karena kiswah kabah seringkali menjadi cinderamata yang sangat khusus dari Arab Saudi kepada saudara-saudara yang dianggap layak menerima,” ucap dia.
Kiswah biasanya terbuat dari benang emas berukuran 45 centimeter kali dua meter. Kiswah tersebut bertuliskan kalimat tauhid.
Rencananya kiswah tersebut akan dipajang di ruang VVIP Masjid Istiqlal. Ruang tersebut terletak di pintu masuk Al Malik. Ruangan itu dikhusukan untuk tamu pentinh dan kenegaraan yang berkunjung ke Masjid Istiqlal.
Saat menyampaikan pemberiannya tadi, Raja Salman juga sempat menyampaikan kebahagiaannya bisa berkunjung ke Masjid Istiqlal.
Usai kunjungannya selama 15 menit, Raja Salman bersama Presiden Jokowi langsung menuju Istana Kepresidenan. Di sana, kedua kepala negara menanam pohon bersama.
Setelah itu, dilangsungkan pertemuan antara Raja Salman dan tokoh agama Islam.
by Danu Wijaya danuw | Mar 1, 2017 | Nasional
Cerdas, Habib Rizieq Shihab yang semula ditolak jadi saksi oleh tim kuasa Ahok karena dianggap punya masalah hukum, akhirnya keberatan Tim Pengacara Ahok tersebut ditolak oleh Hakim.
Dan dengan cerdas, Habib Rizieq akhirnya bisa menjadi saksi ahli dan membungkam Tim Kuasa Hukum Ahok dan Ahok, karena secara gamblang Habib Rizieq bisa menjelaskan di mana letak penistaan atau penghinaan terhadap surat Al Maidah 51.
Menurut Habib Rizieq, Ahok sudah gamblang melakukan penodaan terhadap agama yakni terkait dengan surat Al Maidah ayat 51. Kalimat “dibohongi” yang terucap dari mulut Ahok ini yang dianggap sebagai penodaan agama.
1. Kalimat dibohongi pakai surat Al Maidah 51
Kata Habib Rizieq, Kalimat “dibohongi pakai surat Al Maidah 51”. Sehingga saya garis bawahi pertama, siapa yang dibohongi, tentu adalah orang Islam yang hadir mendengarkan pidato terdakwa kata Habib Rizieq dalam kesaksiannya hari ini.
2. Makna Dibohongi Dialamatkan Kepada…
Selanjutnya, makna dibohongi menggunakan Surat Al Maidah ayat 51 yang dialamatkan kepada : warga. Juga sudah memenuhi unsur penodaan agama.
3. Al Maidah sebagai Alat Kebohongan
Karena dalam kalimat yang disampaikan Ahok, ada unsur jika Al Maidah ayat 51 lah yang digunakan sebagai alat kebohongan. Sementara ayat Al Quran itu adalah kalimat suci.
“Tentu maksudnya kalau ditanya dibohongi pakai Surat Al Maidah ayat 51 berarti Surat Al Maidah di sini dijadikan alat kebohongan. Tidak hanya (sebagai) alat kebohongan (saja), tapi sumber kebohongan,” ujarnya.
4. Alasan Partai Islam Mendukung Pemimpin Daerah di daerah Mayoritas Non Muslim
Tak hanya surat Al Maidah, Habib Rizieq juga dengan gamblang bisa menjelaskan soal partai politik Islam atau orang Islam yang mendukung Calon Pimpinan Daerah yang non muslim di beberapa daerah.
Dia mengatakan, bahwa umat Islam diperkenankan memilih pemimpin dari kalangan non muslim. Asalkan dengan alasan yang kuat dan jelas logikanya.
Misalnya bagi umat yang tinggal di negeri atau daerah yang mayoritas non muslim, karena hal itu digolongkan dalam keadaan darurat.
“Misalnya, kalau tidak ikut pemilu akan mendapat ancaman karena bisa disebut tidak setia dengan negara. Sedangkan dua calonnya adalah non muslim, maka boleh memilih,” jelas Habib Rizieq.
5. Habib Rizieq Menyerahkan Dua Alat Bukti Baru
Habib Rizieq juga menambahkan, pihaknya punya bukti baru, bahwa bukan sekali itu saja di Pulau Seribu Ahok menista agama.
Tetapi di beberapa kesempatan juga sudah sering menyinggung atau mengolok-olok surat Al Maidah 51. Artinya penghinaan yang dilakukan Ahok itu sudah terstruktur dan terencana terhadap Surat Al Maidah 51.
Yang pertama, rekaman dengan TV Al Zairah yang menyatakan dia (Ahok) tidak menyesal, tidak kapok, tidak jera kalimat pidatonya di Pulau Seribu.
Yang kedua, lanjut Rizieq, rekaman dari rapat terdakwa di Pemrov DKI yang mengolok-golok Al Maidah, dengan mengatakan ingin membuat wifi bernama Al Maidah dan berpasword kafir.
by Danu Wijaya danuw | Feb 27, 2017 | Nasional
Kedatangan Raja Salman, pemimpin tertinggi kerajaan Arab Saudi ini memang luar biasa. Masjid Istiqlal pun sampai ikut berbenah menyambut kedatangan salah satu pemimpin berpengaruh dunia itu.
Dari mulai lift, toilet, hingga ruang meeting, semua diset menyesuaikan kebutuhan Raja Salman. “Istiqlal sudah siap menyambut Raja Salman. Nantinya Raja Salman bakal masuk lewat pintu Al Malik yang biasa digunakan untuk Presiden,” kata Kepala Sub Bidang Pemeliharaan Gedung dan Teknik Masjid Istiqlal Syaiful Haq, Minggu (26/2/2017).
Itu belum seberapa. Masih ada ruangan Al Malik yang sudah dipercantik untuk menyambut kedatangan sang raja. Di ruangan singgah itu, berjejer sekitar tujuh kursi berwarna hitam. Kapasitas kursi bisa diduduki 14 orang.
“Di sana Raja Salman akan beristirahat. Setelah itu Raja Salman dan rombongan melakukan meeting di ruangan yang ada persis di dekat ruangan singgah,” tambahnya.
Yang menyambut pun bukan orang sembarangan. Di Istiqlal nanti, sudah ada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Pimpinan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI), dan Imam Besar Istiqlal, Nasaruddin Umar, yang siap menyambut delegasi Saudi.
“Ada juga beberapa menteri lainnya,” ucapnya.
Lantas bagaimana siasat Istiqlal untuk mengajak bersafari turun naik di masjid terbesar di Asia Tenggara dan Asia Timur itu? Maklum, Raja Salman sudah tidak lagi muda. Naik dan turun pesawat sekalipun membutuhkan bantuan escalator portable.
“Nanti akan ada lift khusus untuk beliau. Lift-nya nanti akan membantu Raja Salman naik ke lantai utama,” ucap Syaiful.
Keamanannya? Sangat oke. Lift yang dikerjakan PT Waskita itu dilengkapi kamera pengintai. “Sangat aman,” sambung Syaiful.
Fasilitas lain yang disiapkan adalah toilet khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan raja bergelar “pelayan dua Tanah Suci” tersebut. Letaknya ada di ruangan Al Malik. Konturnya tidak biasa. Closet duduk toiletnya lebih ditinggikan sekitar 12 centimeter dari ukuran normal.
“Jadi tingginya sekitar 55 centimeter,” tambah Syaiful.
Di kanan dan kiri closet, disediakan pegangan dari alumunium. Itu sengaja disediakan buat mempermudah Raja Salman jongkok dan berdiri. Pegangan lebih tinggi sekitar lima centimeter dari closet.
Di dalam kamar mandi juga disediakan karpet tebal. Karpet memang sengaja diminta karena Raja Salman, agar tidak terpeleset.
Perlengkapan kebutuhan kamar mandi Raja Salman pun khusus dibeli dari toko di kawasan Petamburan. Sederet fasilitas itu disesuaikan dengan perintah protokoler.
Raja Salman ke Istiqlal sekitar pukul 13.45 WIB pada 2 Maret. Ia dijadwalkan hanya kunjungan selama 30 menit di Masjid terbesar se Asia Tenggara itu.
by Danu Wijaya danuw | Feb 26, 2017 | Nasional
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017 mendatang. Raja Salman akan membawa 1.500 rombongan dalam kunjungannya ini.
“Kunjungan ini akan membawa rombongan terbesar, kurang-lebih 1.500 orang, 10 menteri, dan 25 pangeran,” kata Seskab Pramono Anung di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat.
Kedatangan Raja Salman ini diantaranya untuk membantu Indonesia dengan investasi dalam pembangunan infrastruktur yang diharapkan mencapai US$ 25 Miliar atau setara Rp 332,5 Triliun.
“Dalam kunjungan ini, nanti akan ditandatangani investasi Arab Saudi di Indonesia, Aramco di Cilacap senilai USD 6 miliar. Kemudian juga akan ada proyek lain yang akan ditandatangani kurang-lebih USD 1 miliar dan proyek-proyek lainnya.
Tadi Bapak Presiden mengharapkan investasi Arab Saudi ini secara keseluruhan diharapkan bisa sampai USD 25 miliar,” sebut Pramono.
Jumlah investasi yang fantastik ini bakal mengenggelamkan jumlah investasi Cina yang ‘hanya’ mencapai US$ 1,6 Miliar.
Selain nilainya yang fantastik, investasi Arab juga tidak ada bunga pinjaman berlipat, dan tidak akan diiringi pengiriman tenaga kerja Arab apalagi yang ilegal seperti negeri komunis Cina. Sehingga akan memperdayakan pekerja Indonesia sendiri.
Kelemahan investasi Cina juga banyak pelanggaran etika seperti pengibaran bendera Cina disebuah pulau Indonesia, budaya kotor pekerja Cina, kegiatan mata-mata, dan sebagainya. Belum lagi penggunaan alat bahan bangunan proyek berasal dari Cina sendiri. Sehingga uang hanya berputar di Cina saja.
Semoga terwujud dan berkah buat negara dan rakyat Indonesia. Aamiin.