Ringkasan Ta’lim : Karakter Da’i Sejati

? Kajian Kontemporer Majelis Ta’lim Al Iman
 
“Karakter Da’i Sejati”
Bersama: Ust. Fauzi Bahreisy
Ahad, 29 November 2015
Pkl. 18.00-19.30
Di Pusat Dakwah Yayasan Telaga Insan Beriman
Jl. H. Mursid No.99B, Kebagusan, Jakarta Selatan
 
? Mukaddimah
? Perkataan yang paling baik dan punya nilai di sisi Allah adalah perkataan yang mengajak orang ke jalan Allah.
? Kita adalah da’i sebelum apapun (nahnu du’at qabla kulli sya-i).
? Dakwah tidak hanya diatas mimbar, dakwah tidak hanya pekerjaan para asatidzah dan ulama tetapi setiap muslim.
? Tugas mengajak orang ke jalan Allah (dakwah) adalah tugas yang sangat mulia
 
? Karakter yang harus dimiliki da’i:
✅ Ikhlas
⏩ Ikhlas merupakan bekal/pondasi dasar
⏩ Kita ajak orang ke jalan Allah bukan ke yang lain.
⏩ Sekecil apapun amal jika dilakukan dengan ikhlas maka akan diterima Allah namun jika amal yang besar tidak dilandasi dengan keikhlasan maka tidak berarti disisi Allah.
⏩ Salah satu kunci sukses dakwah Rasul dan para sahabat adalah keikhlasan.
⏩ Orang kalau sudah ikhlas, ia akan sungguh-sungguh.
 
✅ Alim dan Mutafaqquh Fiddin
⏩ Da’i harus membekali dirinya dengan ilmu-ilmu yang bermanfaat, yang kemudian ilmu tersebut akan ditransfer ke orang lain.
⏩ Da’i harus terus belajar, jangan pernah merasa puas dan cukup.
 
✅ Beramal dengan ilmunya
⏩ Da’i harus menjadi contoh baik di dalam keluarga maupun di masyarakat
⏩ Rasulullah SAW adalah pribadi yang banyak memberikan contoh keteladanan dibandingkan ceramah/taushiyah beliau kepada para sahabat.
⏩ Ilmu yang diperoleh harus diamalkan.
⏩ Dengan diberikan contoh/keteladanan, biasanya atsar (pengaruh) nya lebih kuat dibandingkan melalui perkataan
 
✅ Memiliki Sifat Kasih Sayang
⏩ Da’i jangan posisikan masyarakat/obyek dakwah sebagai target saja tetapi dilandasi rasa cinta kita kepada mereka.
 
✅ Memiliki Kelapangan Hati
⏩ Seorang da’i harus memiliki sifat kelapangan hati menghadapi berbagai tabiat obyek dakwah sebagimana do’a Nabi Musa ketika menghadapi Firaun (rabbi shrohli shadri)
 
✅ Hikmah
⏩ Da’i harus tahu kondisi obyek dakwahnya.
⏩ Da’i harus berbicara sesuai dengan kadar intelektualitas obyek dakwahnya.
⏩ Dakwah harus mempermudah, jangan mempersulit.
 
✅ Selalu Berdoa
⏩ Da’i selalu mendoakan obyek dakwahnya agar kelak mendapatkan hidayah Allah.
 
✅ Jangan membusungkan dada ketika ada yang mendapatkan hidayah lewat dakwah kita.
 
***
Majelis Ta’lim Al Iman
Tiap Ahad. Pkl. 18.00-19.30
Kebagusan, Jakarta Selatan.
Jadwal Pengajian:
● Tadabbur Al Qur’an tiap pekan 2 dan 4 bersama Ust. Fauzi Bahreisy
● Kitab Riyadhus Shalihin tiap pekan 3 bersama Ust. Rasyid Bakhabazy, Lc
● Kontemporer tiap pekan 1 bersama ustadz dengan berbagai disiplin keilmuwan.
•••
Salurkan donasi terbaik Anda untuk mendukung program dakwah Majelis Ta’lim Al Iman:
BSM 703.7427.734 an. Yayasan Telaga Insan Beriman
Konfirmasi donasi: 0897.904.6692
Raih amal sholeh dengan menyebarkannya