by Danu Wijaya danuw | Mar 12, 2017 | Nasional
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat diusir oleh para jamaah dalam peringatan ke-51 Supersemar dan haul mantan Presiden Indonesia Soeharto yang digelar di Masjid Agung At Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.
Adu argumentasi yang cukup panas pun terjadi, pasalnya rombongan Djarot memaksa tetap masuk ke dalam. Sedangkan para jamaah melarang dengan sekuat tenaga.
Iringan teriakan mengusir Djarot pun semakin keras. “Usir-usir pokoknya tak boleh masuk,” teriak para jamaah.
Pantauan Okezone di lokasi, Sabtu (11/3/2017), Djarot hadir sekira pukul 18.05 WIB. Namun ketika hendak memasuki Masjid At Tin dirinya langsung dihadang oleh sejumlah jamaah.
Berbeda dengan Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang hadir dalam acara Peringatan ke-51 Supersemar dan haul mantan Presiden Indonesia Soeharto di di Masjid Agung At Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.
Seperti dilansir okezone sabtu(11/3/2017), Anies tiba di Masjid At-Tin pukul 18.43 WIB dengan mengenakan pakaian koko putih dan peci hitam. Dirinya langsung masuk ke dalam masjid melalui pintu VIP.
Kedatangan Anies ke Masjid At Tin disambut meriah oleh jamaah yang hadir. Para jamaah memfoto, menyalami, dan bertakbir : “Allahu Akbar!”
Ribuan umat Muslim telah memadati Masjid At-Tin, Jakarta Timur. Mereka berdatangan dari berbagai penjuru wilayah di Jakarta dan sekitarnya. Bahkan ada yang dari luar Jabodetabek.
Nampak juga Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, dan lainnya juga menyambangi acara ini sekira pukul 18.30 WIB, dirinya juga tak banyak bicara setibanya di lokasi ini.
Acara dengan mengambil tema ‘Dzikir dan Shalawat Untuk Negeri’ akan diisi oleh sejumlah tokoh seperti Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Arifin Ilham dan KH. A. Gymnastiar alias Aa Gym.
by Danu Wijaya danuw | Mar 11, 2017 | Artikel, Dakwah
Siapa yang tidak mau mendapat keberuntungan dengan mendapatkan uang segepok gratis? Ternyata ada orang yang mengalaminya. Tak tanggung-tanggung wanita yang bernama Ana ini mendapat segepok uang dari rombongan Raja Salman.
Ana mendapat segepok uang dari salah satu anggota rombongan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud yang melaksanakan Sholat Jum’at di Masjid Agung Ibnu Batutah, Nusa Dua, Bali. Dia menerima uang setelah memberikan bingkisan berisi kain batik.
Kronologi kejadiannya, Ana menyerahkan bingkisan itu kepada salah seorang anggota rombongan Kerajaan Saudi, yang baru saja melaksanakan Sholat Jumat di masjid yang terletak di Pusat Peribadatan, Puja Mandala, Kuta Selatan.
Seorang pria berperawakan tinggi besar dari rombongan Raja Salman yang menerima bingkisan dari Ana, lalu menyerahkan segepok uang.
Menurut Ana, bingkisan itu berisi tiga lembar kain batik dan tiga buah kaos. ” Ada tiga batik dari Pekalongan dan tiga kaos t-shirt Puja Mandala buatan produksi saya sendiri,” kata Ana.
Ana mengaku mendapatkan informasi bahwa seorang pangeran Saudi akan menjalankan Sholat Jumat di masjid tersebut. Karena informasi itu, dia memutuskan datang ke Puja Mandala untuk melihat sosok pangeran tersebut.
” Katanya pangeran mau Sholat Jumat di sini, ya sudah, saya ke sini. Saya juga tadi sempat kasih kartu nama ke beliau. Orangnya tadi yang naik mobil Alphard hitam,” tutur Ana.
Dia sebenarnya tidak berniat memberikan bingkisan. Tetapi, ada salah satu rekannya yang menyarankan agar dia memberikan bingkisan itu. “Tadi ada yang menyarankan (diserahkan saja),” kata dia.
“Saya tidak hitung kayaknya jutaan deh mas. Enggak nyangka saya,” ungkap Ana di halaman parkir Puja Mandala, komplek peribadatan di Kampial Kuta Selatan.
“Saya tadi hanya coba-coba saja. Siapa tahu ada rombongan dari Arab yang Salat Jumat. Tadi saya tidak ngerti siapa yang saya kasih kado, terpenting wes (sudah) kesampean tujuan saya mas,” Akunya.
Wah, memang jika kita niatnya ingin berbuat baik karena didasari hati ikhlas, maka kita akan mendapatkan balasan dari hal yang tidak disangka-sangka.
Dilansir : merdeka, dream.co.id, Jumat (10/3/2017)
by Danu Wijaya danuw | Mar 11, 2017 | Artikel, Dakwah
Yusuf bin Asbath rohimahullah asy-Syaibani’1 (wafat tahun 195 H) yang terkenal sebagai tokoh yang zuhud lagi populer dengan nasehat-nasehatnya yang berharga. Berguru kepada seorang ulama besar Islam Sufyan ats-Tsauri, Zaidah bin Qudamah dan ulama-ulama lainnya. Allah swt menganugrahi Yusuf muda dengan guru-guru shohibbul sunnah, ahli hadits dan imam agama pada masa mereka, serta sosok teladan yang baik.
Yusuf bin Asbath rahimahullah berkata:
علامة حسن الخلق عشرة أشياء:
“Tanda seseorang itu berakhlak mulia ada 10 hal :
١ – قلة الخلاف.
1. Jarang berselisih.
٢- حسن الإنصاف
2. Baik dalam bersikap adil.
٣ – ترك تطلب العثرات.
3. Meninggalkan tindakan mencari-cari kesalahan orang lain.
٤ – تحسين ما يبدو من السيئات.
4. Berusaha memperbaiki keburukan-keburukan yang nampak.
٥ – التماس المعذرة.
5. Mencarikan udzur bagi orang yang salah.
٦ – احتمال الأذى.
6. Bersabar menghadapi gangguan orang lain yang menyakitkan.
٧ – الرجوع بالملامة على نفسه.
7. Introspeksi dengan mencela diri sendiri yang juga penuh kekurangan.
٨ – التفرد بمعرفة عيوب نفسه دون عيوب غيره.
8. Hanya sibuk mengurus aib-aib sendiri tanpa mengurusi aib orang lain.
٩ – طلاقة الوجه.
9. Wajah ceria.
١٠ – لين الكلام.
10. Lembut perkataannya.”
Sumber : At-Tanwir Syarh al-Jami’ ash-Shaghir, juz 5 hlm. 535
Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan kaum yang tawadhu’ dan memperbaiki diri, bukan takabbur lagi congkak. Allahumma amiin
by Danu Wijaya danuw | Mar 10, 2017 | Artikel, Dakwah
Abu Dzar adalah salah seorang sahabat yang disayangi Rasulullah Saw. Sifat pemberaninya amat dipuji Rasulullah dan sifat itu pula yang membuatnya tetap teguh dalam menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya.
Sifat pemberani dan merdeka itu muncul karena ketauhidan yang sempurna dan tertanam dalam hatinya. Karena itu Rasulullah berwasiat tujuh hal kepada Abu Dzar agar senantiasa menegakkan wasiatnya. Rasulullah menitipkan wasiat kepada Abu Dzar, pasti bukan tanpa sebab melainkan supaya kita dapat mengambil hikmahnya.
Inilah 7 wasiat Rasulullah saw kepada Abu Dzar ra.:
- Mencintai orang miskin.
- Melihat pada orang yang lebih rendah, dalam hal materi dan penghidupan.
- Menyambung tali Silaturahim.
- Memperbanyak ucapan, “La Haula Wa La Quwwata Illa Billah.”
- Berani berkata benar, meskipun pahit.
- Tidak takut celaan, ketika Berdakwah di jalan Allah Swt.
- Tidak meminta-minta.
Itulah 7 wasiat Nabi SAW yang disampaikan kepada Abu Dzar, semoga kita bisa mengambil pelajaran dan bisa mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari. Insya Allah. Amiin.
Sumber: SMS Tauhid, karya Abdullah Gymnastiar / Aa Gym
by Danu Wijaya danuw | Mar 10, 2017 | Artikel, Dakwah
Surah al-Mulk diturunkan di Mekkah, sehingga disebut dengan surah Makkiyah terdiri dari 30 ayat. Di antara Tema penting yang terdapat dalam ayat-ayatnya adalah
- Allah pemilik kerajaan langit dan bumi
- Kehidupan dan kematian diciptakan sebagai ujian bagi manusia
- Kisah penolakan orang-orang kafir terhadap ajakan para nabi dan Rasul Allah
- Dan bagaimana keadaan yang Allah anugerahkan bagi manusia di bumi, serta beberapa tema lainnya.
Surah ini memiliki beberapa keutamaan, sebagaimana yang termuat dalam beberapa dalil berikut:
1. Pemberi Syafaat
Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, “Di dalam Al-Quran itu terdapat satu surah yang terdiri dari 30 ayat. Surah itu dapat memberi syafaat kepada pembacanya sampai dia diampuni. Surah itu adalah al-Mulk.” (HR. Abu Dawud).
2. Selamat dari Siksa Kubur
Abdullah bin Mas’ud berkata, “Orang yang membaca surah al-Mulk setiap malam, Allah pasti akan menyelamatkannya dari siksa kubur. Pada masa Rasulullah SAW kami menyebutnya dengan istilah Surah Benteng. Surah itu terdapat dalam al-Quran. Orang yang membacanya pada malam hari, dia telah banyak mendapat keuntungan,” (HR. Nasa’i).
3. Benteng dari Siksa Kubur
Abdullah bin Mas’ud meriwayatkan, “Seorang lelaki didatangi oleh malaikat di dalam kuburnya dari arah kaki. Kakinya berkata, ‘Hai malaikat kamu tidak mempunyai jalan masuk dari arahku yang membaca surah al-Mulk.’
Malaikat itu kemudian mendatanginya dari arah dada. Dadanya berkata, ‘Kamu tidak mempunyai jalan masuk dari arahku yang membaca surah al-Mulk.’
Malaikat itu kemudian mencoba mendatanginya dari arah kepala. Kepalanya berkata, ‘Kamu tidak mempunyai jalan masuk dari arahku yang membaca surah al-Mulk.’
Surah al-Mulk merupakan benteng yang dapat membentengi pembacanya dari siksa kubur. Alam kitab Taurat, surah ini juga disebut surah al-Mulk. Orang yang membacanya pada malam hari, dia telah memperkukuh bentengnya dan sangat beruntung,” (HR. Hakim).
4. Membebaskan Pembacanya dari Siksa Kubur
Ibnu Abbas menceritakan, “Sebagian sahabat membuat tempat persembunyian di bawah tanah. Tanpa sengaja, salah seorang dari mereka telah menggali bekas kuburan orang yang pernah membaca surah al-Mulk.
Sahabat itu datang menemui Rasulullah SAW dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah saya menggali tempat persembunyian bawah tanah. Tanpa sengaja yang saya gali ternyata merupakan bekas kuburan orang yang membaca surah al-Mulk.’ Rasulullah kemudian bersabda, ‘Surah itu merupakan benteng dan pembekas yang dapat membebaskan pembacanya dari siksa kubur’,” (HR. Tirmidzi).
5. Dibaca Rasul Saat Shalat untuk Menghindar dari Siksa Kubur
Dalam kitab Kanzul ‘Ummal, disebutkan sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Ayub, bahwa Nabi SAW membaca Tabaarakalladzii biyadihil mulku (surah al-Mulk) saat mengimami shalat shubuh.
Ibnu Mas’ud berkata, “Siapa yang membaca Tabaarakalladzii biyadihil mulku (surah al-Mulk) setiap malam, Allah akan menghindarkannya dari siksa kubur. Pada masa Rasulullah SAW, kami menyebutnya dengan istilah al-Mani’ah (penghalang),” (HR. Nasa’i).
*Ket : Al-Mani’ah merupakan ismul fa’il dari katamana’a-yamna’u (menghalangi). Artinya, penghalang yang akan menghalangi seseorang dari siksa kubur dan siksa neraka.
Semoga Allah SWT senantiasa menaungi kita semua dengan rahmat dan kasih sayangNya, serta melindungi kita dengan surah al-Mulk ini.
Diolah dari : Kerajaan Al-Quran/Karya: Hudzaifah Ismail/Penerbit: Almahira