Menjadi Pendengar yang Baik

Tausiyah Iman  – 29 April 2016
 
Banyak orang yang terampil berbicara. Tapi jarang yang terampil mendengar.
Banyak orang yang senang diperhatikan; tetapi sedikit yang senang memerhatikan.
Diam dan menyimak perkataan teman bicara adalah bagian dari akhlak. Terlebih bila perkataan tersebut mengandung hikmah dan pelajaran berharga dari lisan siapapun ia keluar.
Inilah adab yang ditunjukkan oleh generasi salaf. Mereka tidak hanya punya ilmu tetapi sangat menghargai dan mengamalkannya.
Atha’ berkata, “Ketika seseorang mengutarakan sebuah hadits, aku diam dan mendengarkan seolah-olah tidak pernah mendengarnya. Padahal aku sudah pernah mendengar sebelum orang itu dilahirkan.”
Ustadz Fauzi Bahreisy
(Baca juga: Beriman dan Berilmu)
•••
Join Channel Telegram: http://tiny.cc/Telegram-AlimanCenterCom
Like Fanpage: fb.com/alimancentercom
•••
Rekening donasi dakwah:
BSM 703.7427.734 an. Yayasan Telaga Insan Beriman

Related Posts
Nasihat Umar kepada Penuntut Ilmu
Tausiyah Iman – 20 Mei 2016   Nasihat Umar bin Khattab r.a. kepada...
More Details
Mulianya Seorang Istri
Tausiyah Iman – 18 April 2016   Salah satu syiar Islam bahwa pelakasanaan...
More Details
Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add Comment *

Name *

Email *

Website

Have a project in mind? Let's discuss

Donec vel sapien augue integer urna vel turpis cursus porta, mauris sed augue luctus dolor velna auctor congue tempus magna integer

X