0878 8077 4762 [email protected]

UIN Suka Yogyakarta Cabut Larangan Cadar

Jakarta – Polemik pelarangan cadar di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta akhirnya selesai. Sebab, pihak Universitas secara resmi mencabut pelarangan cadar di lingkungan kampus.
Menurut Rektor UIN Kalijaga, Yudian Wahyudi pencabutan ini dilakukan usai diadakan Rapat Koordinasi Universitas. Ia menjelaskan, pertemuan ini dilakukan pada hari ini.
“Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Universitas (RKU) pada Sabtu, 10 Maret 2018 diputuskan bahwa :
Surat Rektor No. B-1301/U.02/R/AK.00.3/02/2018 tentang Pembinaan Mahasiswi Bercadar dicabut demi menjaga iklim akademik yang kondusif,” tulis dalam rilis berita resmi kampus.
Sebagaimana diketahui, nama UIN Sunan kalijaga Yogyakarta sempat mencuat di kalangan masyarakat lantaran pelarangan cadar di kampus. Bahkan sempat akan diadakan pembinaan pancasila kepada muslimah bercadar seolah sebagai pihak tertuduh.
Berbagai kalangan pun memberikan kritikan, tak terkecuali Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma’ruf Amin.
“Tentu harus kita mendengar kenapa cadar itu dilarang. Cadar secara Islam boleh, jadi karena aspek apa sehingga UIN Kalijaga itu melarang,” kata Kiyai Ma’ruf di Gedung MUI
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga turut berkomentar dalam akun Twitternya @Fahrihamzah.
“ALHAMDULILLAH larangan bercadar sudah dicabut…terima kasih pak rektor UIN Sunan Kalijaga. #BercadarItuHAM,” cuit Fahri.

Makna Doa Qunut yang Menakjubkan

1. Taat dan Tunduk
Makna Doa qunut yang berarti “taat dan tunduk” sendiri dijelaskan dalam surat Al Baqarah ayat 116, di mana dalam surat ini menjelaskan bahwa segala milik Allah yang terdapat di langit maupun di bumi, semua telah qunut (yang artinya tunduk) kepada sang pencipta Allah SWT.
2. Berdiri saat shalat
Makna qunut Sholat Subuh yang berarti “berdiri saat shalat dalam waktu lama” ini dijelaskan dalam HR Muslim. Adapun penjelasannya yaitu shalat paling utama yaitu shalat yang qunutnya (artinya berdirinya) panjang atau lama. Dipertegas lagi dengan pernyataan An-Namawi di mana yang dimaksud dengan qunut yaitu lama berdiri saat shalat sesuai kesepakatan para ulama.
3. Tenang dan Diam
Untuk makna dari qunut yang artinya “tenang dan diam” dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 238, yang berbunyi “berdirilah dengan menghadap Allah SWT (shalat) secara tenang”.
Bunyi Doa Qunut
Doa qunut Sholat Subuh berdasarkan ajaran dari Rasulullah SAW sendiri merupakan qunut di baca saat shalat witir. Hal ini sesuai dengan hadis dari Hasan hin Ali bin Abi Thalib Ra. Adapun bacaan cari qunut sendiri yaitu:

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ
وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ

Arti Doa Qunut

1. “Allahummahdiniii fiiman hadaiit
Memiliki arti yaitu permintaan seorang hamba kepada Allah SWT atas petunjuk berdasarkan orang-orang yang sudah diberikan petunjuk.
Adapun petunjuk di sini yaitu bisa berbentuk ilmu bermanfaat maupun amal yang shaleh. Ilmu sendiri bisa membimbing untuk dapat memahami mana yang salah dan mana yang benar, jalan yang sesat dan yang lurus.
2. “Wa’afinii fiiman ‘afaiit
Memiliki arti yaitu berilah hamba keselamatan, seperti hamba-Mu yang lain yang telah diberi keselamatan.
Dalam doa ini kita memohon kepada Allah untuk meminta keselamatan terhadap segala macam penyakit, baik penyakit hati ataupun penyakit badan.
Sementara penyakit hati sendiri terbagi menjadi 2 bagian, di antaranya Syahwat (hawa nafsu dunia) dan Syubhat (menghalangi orang dijalan kebenaran).
3. “Watawallanii fiiman tawallaiit
Memiliki arti yaitu di mana jadilah wali untukku, seperti Engkau menjadi wali untuk hamba yang telah dikehendaki.
Adapun wali di sini artinya yaitu kekasih untuk dijadikan penolong, pelindung serta memperhatikan setiap kondisi orang terkasih.
Saat Allah telah menjadi Wali istimewa untuk hamba-Nya, dengan begitu Allah akan begitu memperhatikan hamba-Nya tersebut, dengan menyelamatkannya terhadap segala cobaan baik di dunia maupun di akhirat serta mengarahkannya menuju jalan yang  lurus.
4. “Wabaariklii fiimaa ‘athoiit
Memiliki arti yaitu yang mana berkahilah padaku apa yang sudah Engkau berikan.
Adapun berkah di sini menurut ulama merupakan kebaikan yang terus menerus dan banyak. Dengan begitu, kita meminta pada Allah SWT untuk memberikan keberlimpahan kebaikan, pada nikmat yang sudah diberikan Allah untuk kita.
5. “Waqina syarramaa qadhait
Memiliki arti yaitu lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau takdirkan
Ketetapan Allah selalu baik. Karena ketetapan Allah hanya berputar pada dua prinsip: Keadilan atau karunia. Berbeda dengan sesuatu yang Allah takdirkan. Ada yang baik dan yang buruk. Oleh karena kita memohon kekuatan atas segala takdir yang menimpa kita
 

Adakah Tanda Hitam pada Kening Nabi?

DALAM sebagian masyarakat terdapat stereotip yang mengaitkan antara keshalehan seseorang dengan tanda hitam di kening atau dahi.
Tanda hitam pada kening tersebut seringkali dikaitkan dengan seringnya seseorang melakukan sujud atau sujudnya lama.
Persepsi semacam ini boleh-boleh saja, bahkan boleh dikata sebagai anugerah dari Allah yang patut untuk disyukuri.
Akan tetapi jangan terkecoh dulu, belum tentu semua orang yang mempunyai tanda hitam di kening, adalah orang yang banyak sujud. Bisa saja tanda hitam di kening itu terjadi karena terbentur tembok, karena bekas luka, atau karena dibuat-buat agar orang lain menganggap dirinya sebagai ahli sujud.
Namun hendaknya husnudz-dzan lebih kita dahulukan, bahwa orang yang mempunyai tanda hitam di kening itu adalah orang rajin shalat, atau rajin sujud.
Karena husnudz-dzan bukan hal yang buruk, bahkan merupakan sesuatu yang wajib kepada siapa pun, apalagi kepada sesama muslim.
Ketika mencermati firman Allah:

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ

“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang kepada sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud” (Q.S. al Fath: 29).
Berdasarkan ayat di atas, maka sekilas kita akan menyimpulkan bahwa persepsi sebagian masyarakat seperti di atas adalah benar.
Ketika menafsirkan ayat ini, ada sebagian ulama seperti Imam Malik dan juga Sa’id bin Jubair, yang mengatakan bahwa bekas sujud itu adalah warna kehitaman yang nampak di dunia ini.
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu serta Al-Hasan dan juga Az-Zuhri berpandangan lain.
Mereka mengatakan bahwa yang dimaksud dengan tanda bekas sujud dalam ayat di atas ialah cahaya sujud yang terbesit di wajah.
Yaitu tanda sujud yang terus menerangi wajah mereka hingga di alam barzakh dan di hari kiamat.
Jika yang dimaksud dengan tanda hitam itu adalah tanda hitam di kening, maka tanda tersebut pasti akan hilang setelah tubuh dikubur.
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sendiri tidak mempunyai tanda hitam itu.
Dalam buku-buku sirah, baik sirah nabawiyah ataupun kitab-kitab hadits tidak ditemukan penjelasan adanya tanda hitam pada kening nabi.

عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ قُلْتُ لِمُجَاهِدٍ (سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ) أَهُوَ أَثَرُ السُّجُودِ فِى وَجْهِ الإِنْسَانِ؟ فَقَالَ : لاَ إِنَّ أَحَدَهُمْ يَكُونُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ مِثْلُ رُكْبَةِ الْعَنْزِ وَهُوَ كَمَا شَاءَ اللَّهُ يَعْنِى مِنَ الشَّرِّ وَلَكِنَّهُ الْخُشُوعُ.

Dari Manshur, Aku bertanya kepada Mujahid tentang maksud dari firman Allah, ‘tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud’ apakah yang dimaksudkan adalah bekas di wajah?
Beliau menjawab, “Bukan, bahkan ada orang yang ‘kapal’ yang ada di antara kedua matanya itu bagaikan ‘kapal’ yang ada pada lutut onta namun dia adalah orang bejat.
Tanda yang dimaksudkan adalah kekhusyu’an” (Riwayat Baihaqi dalam Sunan Kubro no 3702).
Syeikh Ahmad ash Showi dalam kitab tafsirnya mengatakan, “Bukanlah yang dimaksudkan oleh ayat adalah sebagaimana perbuatan orang-orang bodoh dan tukang riya’ yaitu tanda hitam yang ada di dahi karena hal itu adalah ciri khas khawarij (baca: ahli bid’ah)”
(Hasyiah ash Shawi 4/134, Dar al Fikr).
Wallahu A’lam

Kata PBNU dan Muhammadiyah, Ini Alasan Film "Guru Ngaji" Cocok Ditonton Keluarga

Film Guru Ngaji bercerita tentang sosok guru ngaji bernama Mukri (Donny Damara) yang ikhlas tanpa pamrih mengajar ngaji. Ia berpandangan bahwa menjadi guru ngaji adalah pekerjaan yang sakral dan terhormat.
Namun, Mukri juga harus memberikan nafkah kepada keluarganya sehingga terpaksa ia harus mengambil pekerjaan sampingan asal halal.
Kehidupan seorang guru ngaji yang diangkat ke layar lebar mendapatkan apresiasi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan PP Muhammadiyah.
Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faisal Zaini merasa senang dengan perkembangan perfilman Indonesia dengan tema-tema yang diangkat.
“Ini mengangkat suatu cerita lika-liku guru ngaji, film ini memiliki pesan-pesan moral baik. Ini mesti dihidupkan,” ujar Helmy
Karena itu, Helmy mengajak masyarakat agar menonton film tersebut di bioskop yang sudah tayang perdana sejak 22 Maret 2018.
Menurut Helmy, film tersebut menginspirasi. Di dalamnya terdapat hal yang bermakna yang bisa dijadikan pelajaran untuk kehidupan sehari-hari.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti juga mengapresiasi kehidupan guru ngaji diangkat ke layar lebar. Ia mengajak, masyarakat untuk menontonnya, khususnya umat Muslim.
“Karena ini penting untuk mengetahui bagaimana kehidupan dan untuk mendukung dakwah kehidupan umat dan bangsa,” kata Muti.
Banyak hal menarik dari film Guru Ngaji sebagai bentuk perhatian atas jasa dan ilmu para guru ngaji yang telah diberikan kepada masyarakat.
Selain Donny Damara dan Tarzan, Guru Ngaji juga dibintangi oleh Dewi Irawan, Ence Bagus, Verdi Solaiman, Akinza Chavelier, Andania Suri, dan stand up Dodit Mulyanto.
Di film Guru Ngaji, berbagai sisi pun disuguhkan, bukan hanya sisi religi saja tapi juga makna dari keikhlasan, toleransi, kejujuran, dan persahabatan. Kita juga diajak untuk mengenal seperti apa kehidupan guru ngaji yang ada di Indonesia saat ini.
Menurut sang produser, film Guru Ngaji didedikasikan untuk semua guru ngaji di seluruh Indonesia. Mereka termasuk sosok yang tak pernah tergerus oleh zaman yang sudah berbasis teknologi maju.
 
Sumber : Republika/Liputan6

Google Luncurkan Aplikasi Arah Kiblat

Google Luncurkan Aplikasi Arah Kiblat

Google telah meluncurkan layanan penentu arah kiblat yang berbasis situs web atau aplikasi yang bisa diakses bernama “Qibla Finder”.
Fungsi dari layanan tersebut adalah untuk memudahkan pengguna khususnya umat Islam untuk mencari arah Qiblat saat akan melaksanakan ibadah shalat.
Google memberikan tampilan antar muka yang mudah untuk digunakan. Cara pakainya pengguna hanya diminta untuk menghadap arah kiblat yang telah ditunjukkan Google dengan ilustrasi Ka’bah.
Untuk memastikan keakuratan arah kiblat, pengguna diminta untuk mengkalibrasikan kompas sebelum menggunakannya.
Dan untuk memberikan hasil terbaik, pengguna diminta untuk mengaktifkan GPS-nya terlebih dahulu, dan Google tidak memberikan lokasi pengguna tersebut ke publik atau bersifat rahasia.
Kami telah mempraktikkan dan hasilnya terlihat cukup akurat.

unnamed-7

Praktik kiblat Indonesia


Untuk mengaksesnya anda bisa klik di google kata “qiblafinder” untuk support internet atau bisa download di app google playstore
 
Sumber : Kiblat.net