by Fahmi Bahreisy Lc fahmibahreisy | Sep 16, 2016 | Artikel, Dakwah
Rasulullah shallallahuu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ada sekelompok kaum, mereka masuk surga lantaran hati mereka bagaikan hatinya burung.”
Ibnu Hubairah berkata, “Terkait hadits tersebut bahwa yang dimaksud dengan hati mereka bagaikan hatinya burung ialah :
Mereka memiliki sifat yang lemah lembut terhadap makhluk Allah, kasih sayang terhadap hamba-hambaNya, dan perhatian terhadap kaum muslimin.
Bahkan diantara mereka ada yang bersikap lemah lembut terhadap seorang anak melebihi sikap lemah lembut ibunya terhadap anak tersebut.”
by Fahmi Bahreisy Lc fahmibahreisy | Sep 15, 2016 | Artikel, Dakwah
Sunnah yang terlupakan, Rasulullah shallallahuu alaihi wa sallam bersabda:
“Tutuplah bejana, ikatlah kantung air. Sesungguhnya dalam satu tahun terdapat satu malam yang turun pada malam itu wabah penyakit.
Tidaklah wabah itu melewati bejana yang tidak ditutup atau wadah air yang tidak dikat, melainkan wabah itu akan turun padanya” (HR. Muslim)
by Fahmi Bahreisy Lc fahmibahreisy | Sep 15, 2016 | Artikel, Dakwah
Fudhail bin lyadh berkata, “Allah membagi rasa cinta sebagaimana ia membagi rezeki.
Dan semua itu sumbernya hanya dari Allah.
Ingatlah, jauhi sifat hasad (iri), sebab penyakit hasad tidak ada obatnya.
Dan barang siapa yang berinteraksi dengan Allah dengan jujur ikhlas), maka la akan menganugerahkan baginya hikmah (dalam ucapan dan sikap).”
by Fahmi Bahreisy Lc fahmibahreisy | Sep 14, 2016 | Artikel, Dakwah
“Mereka adalah para pemuda yang beriman kepada Allah, dan Kami tambahkan hidayah bagi mereka.” (Q.S. Kahfi: 13)
Disebutkan dalam tafsir an-Nasafi : Yang dinamakan dengan A-Futuwwah (pemuda) ialah menahan diri untuk tidak menganggu orang lain, tidak berkeluh kesah, menjauhi hal-hal yang haram, dan melakukan perbuatan yang mulia.
Ada juga yang mengatakan bahwa yang dinamakan dengan pemuda ialah mereka yang tidak mengklaim sebuah amalan sebelum ia melaksanakan amalan tersebut dan tidak merasa suci (hebat) setelah ia melakukannya.
by Fahmi Bahreisy Lc fahmibahreisy | Sep 14, 2016 | Artikel, Dakwah
Hakim berkata kepada Sayyid Quthb: “Engkau dituduh telah melakukan upaya pembunuhan terhadap Jamal Abdul Naser (presiden Mesir yang zalim kala itu).”
Sayyid Quthb menjawab: “Membunuh Jamal Abdul Naser adalah tujuan yang sangat sepele, dan itu bukan tujuan kami. Tapi kami berusaha untuk membentuk generasi yang tidak akan melahirkan individu seperti Jamal Abdul Naser.”
by Fahmi Bahreisy Lc fahmibahreisy | Sep 13, 2016 | Adab dan Akhlak, Artikel
Hasan Al Bashri berdoa di malam hari : “Ya Allah berikanlah maaf bagi orang yang telah menzalimiku.”
la pun mengulang-ulang doa tersebut.
Lalu ada seseorang yang berkata padanya, “Wahai Abu Said (Hasan Al Bashri), aku mendengar tadi malam engkau mendokan kebaikan bagi orang yang telah menzalimimu Sampai-sampai aku berharap menjadi orang yang menzalimimu. Apa yang membuatmu berdoa semacam itu?”
la menjawab, “Allah SWT berfirman, “Barang siapa yang memberikan maaf dan memperbaiki hubungan (berdamai), maka pahalanya berada di sisi Allah’
Hati yang bersih akan selalu memancarkan kebaikan.
Hati yang terbina dengan Qur’an, tak akan ada ruang di dalamnya untuk membenci saudaranya.