0878 8077 4762 [email protected]

MUI Ungkap Qatar Korban Konspirasi Amerika Dan Yahudi

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri Muhyiddin Junaidi menyebut Qatar adalah korban konspirasi Amerika dan Yahudi.
Muhyiddin menjelaskan bahwa pemutusan hubungan Saudi cs ke Qatar sebetulnya karena Qatar tak mau membayar dana dalam jumlah besar kepada Amerika, atas fasilitas keamanan yang disediakan Amerika kepada negara-negara Teluk.
“Qatar adalah korban konspirasi Amerika dan Yahudi. Qatar yang kecil wilayahnya menolak membayar dana yang besar dan disamakan dengan Saudi dan Uni Emirat Arab,” kata Muhyiddin seperti dikutip dari Republika, Ahad (11/6/2017).
Sikap Qatar tersebut, menurut Muhyiddin membuat Amerika marah besar. Lalu dicarilah kambing hitamnya, agar Qatar dikucilkan oleh negara negara teluk.
 
Qatar kemudian dituduh punya hubungan dekat dengan Iran, mendanai gerakan radikal dan terorisme, memberikan suaka kepada para pemimpin Ikhwanul Muslimin dan Hamas dan sebagainya.
Menurut Muhyiddin, jika ukurannya adalah hubungan dengan Iran, Emirat juga punya hubungan dagang yang besar dengan Iran. Begitu juga Oman dan Kuwait.
“Kenapa tiga negara itu dibiarkan?” kata dia.
Adapun menurutnya ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memainkan peran aktifnya dengan menjadi juru damai karena punya modal besar dalam mendamaikan pihak yang bersengketa. Berbeda dengan Iran dan Turki di mana keduanya tak netral lagi.
Apalagi Indonesia punya hubungan yang baik kepada semua negara tersebut. Bahkan Emir Qatar akan berkunjung ke Indonnesia pada Oktober mendatang.
 
Sumber : Republika

Doa Setelah Witir yang Dicontohkan Nabi saw

Ada doa yang bisa kita panjatkan setelah shalat witir seperti dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Bacaan Ketika Shalat Witir
Beliau biasa pada saat shalat witir membaca surat “Sabbihisma Robbikal a’laa” (surat Al A’laa), “Qul yaa ayyuhal kaafiruun” (surat Al Kafirun), dan “Qul huwallahu ahad” (surat Al Ikhlas)…
Bacaan Doa Pertama
…Kemudian setelah salam beliau mengucapkan,“Subhaanal malikil qudduus”, sebanyak tiga kali dan beliau mengeraskan suara pada bacaan ketiga.
(HR. Abu Daud no. 1430, An Nasai no. 1732 dan Ahmad 3: 406. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Bacaan Doa Kedua
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengucapkan di akhir witirnya,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Allahumma inni a’udzu bika bi ridhooka, min sakhotik wa bi mu’afaatika min ‘uqubatik, wa a’udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an ‘alaik, anta kamaa atsnaita ‘ala nafsik”.
Artinya: Ya Allah, aku berlindung dengan keridhoan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri.
(HR. Abu Daud no. 1427, Tirmidzi no. 3566, An Nasai no. 1100 dan Ibnu Majah no. 1179. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Cara Baca “Subhaanal Malikil Qudduus”
Dari Ubay bin Ka’ab, ia berkata,
فَإِذَا فَرَغَ قَالَ عِنْدَ فَرَاغِهِ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ يُطِيلُ فِي آخِرِهِنَّ
“Jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah selesai dari witirnya, beliau membaca ‘subhaanal malikil qudduus (sebanyak tiga kali)’, beliau memanjangkan di akhirnya.” (HR. An-Nasa’i no. 1700, Ibnu Majah no. 1182. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dari Ibnu ‘Abdirrahman bin Abza, dari bapaknya, ia berkata,
وَكَانَ يَقُولُ إِذَا سَلَّمَ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ثَلَاثًا وَيَرْفَعُ صَوْتَهُ بِالثَّالِثَةِ
“Jika mengucapkan salam, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca, ‘Subhaanal malikil qudduus’ sebanyak tiga kali lalu beliau mengeraskan suaranya pada ucapan yang ketiga.” (HR. An-Nasa’i no. 1733 dan Ahmad 3: 406. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Cara membacanya:

  • Mengeraskan bacaan terakhir berbeda dengan bacaan “subhaanal malikil qudduus” di pertama dan kedua.
  • Memanjangkan bacaan “qudduus” dengan empat atau enam harakat.

Apakah Ada Tambahan “Rabbil Malaikati war Ruuh”?
Dari Ubay bin Ka’ab, ia berkata,

فَإِذَا سَلَّمَ قَالَ :« سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ». ثَلاَثَ مَرَّاتٍ يَمُدُّ بِهَا صَوْتَهُ فِى الآخِرَةِ يَقُولُ :« رَبِّ الْمَلاَئِكَةِ وَالرُّوحِ »

“Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan salam, beliau mengucapkan, ‘Subhaanal malikil qudduus’ sebanyak tiga kali dan di suara ketiga, beliau memanjangkan suaranya. Lalu beliau mengucapkan, ‘Rabbil malaikati war ruuh.’ ” (HR. As-Sunan Al-Kubra Al-Baihaqi 3: 40 dan Sunan Ad-Daruquthni 4: 371. Tambahan ‘rabbil malaikati war ruuh’ adalah tambahan maqbulah yang diterima).
Tambahan ‘rabbil malaikati war ruuh’ adalah tambahan yang diterima. Sehingga doa setelah witir bisa pula dengan ‘subhaanal malikil quddus’ sebanyak 3 kali lalu bacaan terakhir dikeraskan atau dipanjangkan lalu ditambahkan dengan rabbil malaikati war ruuh.
Semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik.
 
Sumber: E-book Ringkasan Panduan Ramadhan Bekal Meraih Penuh Berkah, Penulis Muhammad Abduh Tuasikal

Presiden Duterte Terima 2000 Pasukan Islam MNLF untuk Bantu Militer Filipina Perangi IS di Marawi

Presiden Rodrigo Duterte mengatakan pada hari Ahad (4/6/2017) bahwa dia telah menerima tawaran ketua pendiri Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF), Nur Misuari untuk menyertakan 2.000 anak buahnya untuk bergabung dalam perang melawan para pejuang terkait Islamic State (IS) di Kota Marawi.
Dia mengatakan Misuari menawari pasukan “bertubuh sehat” untuk berperang bersama dengan pemerintah saat mereka berbicara Sabtu malam.
“Saya menerima tawaran itu,” kata Presiden di kapal perang Jepang JS Izumo saat konferensi pers setelah kunjungannya.
Para pejuang MNLF ini akan menjadi anggota reguler Angkatan Bersenjata Filipina sebagai integratif.
“Kami selalu menerima tingkat integratif dari MNLF,” katanya, menambahkan bahwa hal itu tidak pernah menjadi masalah.
Duterte juga menawarkan hal yang sama untuk anggota pemberontak Komunis Tentara Rakyat Baru (NPA), meski pemerintah menarik diri dari perundingan perdamaian putaran kelima pekan lalu.
Jika mereka tidak ingin bergabung dengan militer, mereka hanya bisa menyerah, katanya.
“Penawaran itu juga masuk ke NPA. Dukunglah pemerintah filipina, aku tidak memintamu untuk bergabung dengan kekuatanku. Anda hanya menyerah dan saya akan memberi Anda rumah dan saya akan memperluas program reformasi tanah pemerintah. Sehingga adil untuk semua kalangan, ” katanya.
Duterte mengatakan bahwa dia bisa menerima anggota NPA yang berpangkat tinggi dan memberi mereka peringkat setara di militer. Penawaran ini tidak berlaku untuk pemimpin tertinggi / jenderal.
“Saya tidak mengambilnya sebagai pimpinan pasukan perang nanti. Namun jika mereka ingin bersekutu untuk berperang dengan pasukan pemerintah, saya membawa mereka masuk sebagai tentara Republik Filipina” katanya.
 
Sumber : voa-islam

Menghujat Islam di Facebook, Pria Pakistan Dijatuhi Hukuman Mati

 
Bijaksanalah dalam menggunakan media sosial, karena jika disalahgunakan, maka nyawa taruhannya. Hal ini terjadi pada seorang pria Pakistan yang dijatuhkan hukuman mati lantaran aktivitasnya di Facebook.
Seorang hakim bernama Shabbir Ahmad Awan di Pakistan menjatuhkan hukuman mati kepada Taimoor Raza atas penghujatan di akun Facebook, seperti yang diungkapkan oleh pengacara pada Sabtu (10/06).
Hukuman pertama dijatuhkan kepada pria tersebut lantaran berbagai aktivitas media sosial yang menghujat.
Bertempat di Bahawalpur, kurang lebih 600 kilometer dari bagian Selatan kota Islamabad, jaksa penuntut Shafiq Qureshi mengungkap bahwa Raza telah menghina Nabi Muhammad.
Setelah ditelusuri, seperti dilansir AFP, Raza berargumen tentang Islam di Facebook dengan seseorang pejabat dari departemen kontra-terorisme. Demikian disampaikan pengacara pembela, Rana Fida Hassain.
Raza dituntut atas komentar-komentarnya di situs jejaring sosial. Namun, Hassain menyebut bahwa kliennya tidak bersalah dan akan mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan.
Bagi para umat muslim konservatif di Pakistan, penghujatan adalah tuduhan yang sensitif. Kekerasan hingga pembunuhan massal dapat terpicu akibat tuduhan yang tidak benar sekalipun.
Jutaan orang Pakistan telah menerima pesan teks dari pemerintah yang memperingatkan mereka untuk tidak membagikan konten dunia maya yang sifatnya menghujat.
Sebuah gerakan sekecil apapun berpotensi anarkis, yang mendorong aktivis untuk melakukan aksi penyerangan yang main hakim sendiri di negara Pakistan.
 
Sumber : Merdeka

Potongan Kiswah untuk Anies Baswedan dari Ulama di Mekkah

Potongan Kiswah untuk Anies Baswedan dari Ulama di Mekkah

 
Banyak peristiwa luar biasa yang dialami oleh Calon Gubernur DKI Terpilih Anies Baswedan, saat umrah di Mekkah.
Setelah berkesempatan bertemu Imam Masjid Nabawi dan Imam Masjidil Haram, kali ini Anies mendapat kain kiswah (kain penutup kakbah) dan Al-Quran bercover kain serupa dari para ulama di Kota Mekkah.
Juru bicara Anies-Sandi, Naufal Firman Yursak, mengatakan peristiwa itu terjadi ‎usai melaksanakan tarawih, Kamis (8/6) sekitar pukul 01.00 waktu setempat.
 
bxd2ayxcdlhgvrrsto0k
Anies diundang jamuan makan malam dengan sejumlah ulama dan tokoh masyarakat Kota Mekkah.
“Usai pertemuan, para ulama itu memberikan Pak Anies potongan kiswah,” ujar Naufal, Jumat (9/6).
Kiswah adalah selimut penutup Kakbah. Potongan yang diberikan kepada Anies adalah kaligrafi bertuliskan Yaa Hayyu Yaa Qayyum berukuran 80 cm x 60 cm.
Selimut Kakbah itu dibuat dari sutera murni dengan warna hitam pekat.
Sementara benang bordir kaligrafi terbuat dari semacam kawat lembut yang berlapiskan emas dan perak yang membentuk kaligrafi ataupun ornamen.
Yang menarik, awalnya mereka tidak memberitahu dari bagian mana potongan kiswah tersebut.
Setelah itu, baru diberitahu bahwa tulisan yang berarti ‘Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri’ itu berasal di Multazam. Yakni area antara pintu Kakbah dan Hajar Aswad.
ffgdqffbqbge9bsqavlw
“Salah satu tempat mustajab untuk berdoa,” ucapnya.
Usai memberi kiswah, para ulama berpesan kepada Anies bahwa kiswah itu sebagai pengingat dari Baitullah bahwa manusia adalah makhluk dan harus beribadah kepada Allah.
“Yakni nanti saat bertugas menjadi Gubernur, apa yang dilakukan itu adalah bagian dari ibadah,” lanjut Naufal.
Tak hanya itu, Syekh Khalid al Hamudi, salah seorang ulama terkemuka Mekkah juga memberikan satu set Alquran.
evtbb8wowkkczc1b1aoq
Alquran tersebut juga spesial karena cover-nya juga bagian dari kiswah. Aromanya pun angat khas parfum Kakbah. “Pesannya juga ‎agar selalu mengamalkan Alquran,” ucap Naufal.
 
Sumber : Anies Baswedan Official/Kumparan