0878 8077 4762 [email protected]

Pelatih Muslim Pertama Real Madrid Ini Sukses Antar Juara Liga Champion

Kemenangan juara Final Liga Champion antara 4-1 Real Madrid vs Juventus Minggu dini hari, maka ramailah pembicaraan tentang tokoh-tokoh bola yang berperan pada pertandingan besar tersebut. Salah satunya penunjukan Zinedine Zidane sebagai arsitek Real Madrid menggantikan Rafa Benitez sebagai pretasi besar.
Kepiawaian melatih Madrid
Pada saat ditunjuk sebagai pelatih Madrid menggantikan Rafael benitez, sebagai umat Islam, tentunya kita bersyukur bahwa ini tradisi baru di Real Madrid. Mengingat sejarah kejayaan Islam selama abad ke-8 sampai abad ke-15 di Spanyol, Islam sebenarnya sudah memiliki hubungan sejarah panjang di Negeri Matador ini.
Memang benar Zizou adalah legenda hidup sepak bola Prancis. Tapi, buat Real Madrid, dia sesungguhnya layak disebut sebagai khalifah di klub itu. Ia adalah sosok yang juga pernah memengaruhi kebijakan merekrut pemain muslim Madrid seperti Nuri Sahin, Karim Benzema, Mesut Ozil, dan Sami Khedira.
Mereka semua telah memberikan warna Islam yang luar biasa buat Real Madrid. Tak heran jika kehadiran sosok-sosok pemain Muslim dan pamor Zidane pada akhirnya menjadi jalan untuk mengundang sponsor raksasa Emirates Air Line sebagai sponsor.
Muslim yang Taat 
Meski capaiannya di lapangan luar biasa, namun Zidane tidak lupa untuk memposisikan dirinya sebagai seorang Muslim. Ia disebut-sebut sebagai atlet dunia yang taat menjalankan kewajiban shalat lima waktu. Pemain Terbaik Dunia tiga kali tersebut termasuk Muslim yang memiliki keimanan baik
Diberitakan oleh Hollowverse, Zidane yang kala itu masih aktif menjadi pemain sepak bola tetap menjalankan kewajibannya sebagai muslim, yakni sholat, serta puasa di bulan Ramadan walau serangkaian pertandingan harus dihadapi. Karena bagi Zidane, Islam adalah salah satu aspek yang membentuk identitas dirinya.
Liga Champions Merupakan Incaran Zidane di Real Madrid
Real Madrid mengambil langkah besar ketika memutuskan untuk memecat Rafa Benitez dari kursi kepelatihan. Anehnya, Madrid malah memilih Zinedine Zidane yang belum pernah melatih di klub profesional sebagai pelatih pengganti.
Namun tampaknya pilihan Madrid tersebut tepat karena akhirnya, Zidane mampu membawa tim kembali bersaing dengan Barcelona dalam perebutan gelar juara La Liga. Tak hanya itu, dirinya juga membantu Madrid meraih gelar Liga Champions musim ini.
Menurut pemain bertahan Madrid, Pepe, Zidane memang sudah memiliki ambisi besar sejak pertama kali melatih. Pepe mengungkapkan bahwa Zidane sudah membagi-bagi tugas kepada pemain demi raihan gelar Liga Champions.
“Ketika Zidane datang untuk melatih, ia mengadakan pertemuan dengan Sergio Ramos, Marcelo, Cristiano Ronaldo, dan saya. Ia lalu membagikan daftar tanggung jawab yang harus kami lakukan,” ujar Pepe.
 
Sumber : NusantaraKini/OkeZone

Terbang Berjam-Jam Bukan Alasan Pilot Muslimah Ini Tinggalkan Kewajiban Ibadah Puasa

 
JAKARTA–Setiap profesi pasti memiliki cara dan cerita sendiri dalam menjalani puasa di bulan Ramadan. Tak terkecuali untuk Sarah Widyanti Kusuma, pilot wanita cantik dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia Airlines.
Di sela-sela kesibukannya, Sarah bercerita bagaimana Ia harus menjalani puasa dari balik kokpit dan harus berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain. Hal itu dirinya rasakan mulai awal Ramadan tiba, di mana Ia harus rela saum jauh dari keluarga.
“Awal Ramadan kebetulan lagi di Chengdu menuju Indonesia,” ujar Sarah.
Mantan kontestan Indonesia Idol ini menuturkan, menjalani puasa sebagai penerbang memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya, dibutuhkan kekuatan fisik dan konsentrasi yang harus tetap terjaga selama menjalani tugas sembari berpuasa.
“Tantangannya harus tetap fokus di mana selama terbang kita lebih cepat kehilangan cairan dan oksigen,” ujarnya.
Oleh karenanya, ibu satu anak ini rutin berolahraga serta memperhatikan betul makanan dan vitamin yang dikonsumsi ketika sahur.
“Olahraga sama menu sahur dan buka yang benar, konsumsi vitamin juga. Kalau makan enggak benar dan enggak olahraga biasanya saya enggak akan kuat puasa saat kerja,” tutur wanita pemegang lisensi pesawat jenis Boeing dan Airbus ini.
“Kalau penumpang kan enggak puasa mungkin enggak apa-apa yah, karena cuma 1-2 hari aja flight-nya. Kalau crew kan setiap hari kerjaannya seperti itu jadi yah tetep harus dijaga staminanya.”
Sebagai muslim, Sarah selalu menyempatkan waktu untuk beribadah, termasuk ketika berada di udara dan negara lain. Kata dia, terbang selama berjam-jam bukan alasan untuk meninggalkan kewajiban sebagai muslim. Fotonya saat beribadah di ruang kokpit yang diabadikan rekan penerbangnya pun pernah viral di media sosial
“Alhamdulillah justru banyak yang bisa dilakukan saat terbang, saya bisa tadarusan saat di hotel, dibandingkan jalan-jalan keliling kota, saat mau buka puasa aja saya keluar hotel sambil ngabuburit cari makan untuk buka dan sahur,” ungkapnya.
Menjalani profesi sebagai pilot, Sarah juga tak pernah lupa perannya sebagai ibu dari satu anak. Menjalani Ramadan jauh dari keluarga, terkadang membuatnya rindu dengan keluarga.
“Kangen sama keluarga pasti. Tapi, saya tetap punya tanggung jawab di tempat lain selain di rumah, ya tetap harus profesional, saya titipkan anak kepada ibu saya atau kadang sama mertua, jadi saya tenang,” pungkasnya.
 
Sumber: Merdeka

Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute

Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute

Sebuah bentuk toleransi dan kebersamaan antar-umat manusia terjadi di tengah krisis di Marawi, Mindanao, Filipina.
Sebanyak 39 warga Kristen yang terjebak dalam baku tembak antara militan Maute dan tentara diselamatkan dan ditampung di sebuah desa Muslim.
Wakil Gubernur Lanao del Sur Mamintal Adiong Jr, Minggu (27/5/2017) mengatakan, penyelamatan ke-39 orang itu diprakarsai seorang pejabat lokal beragama Islam, Salma Jayne Tamano.
“Ini adalah kisah yang bagus tentang persatuan umat Muslim dan Kristen yang layak dibagikan ke seluruh dunia,” ujar Adiong.
Adiong menambahkan, dia mengucapkan terima kasih kepada warga Muslim yang melindungi 39 warga Kristen itu dari marabahaya yang mengintai.
Sementara itu, kepala kepolisian Lanao del Sur, Senior Superintenden Oscar Nantes mengatakan, ke-39 orang itu selama lebih dari 36 jam bersembunyi tanpa mengonsumsi makana setelah kelompok militan menyerbut Maute kota Marawi.
Nantes mengatakan, tim penyelamat yang dipimpin Tamano juga menyelamatkan dua tetua Muslim yang memberikan perlindungan kepada 39 orang itu di kediaman mereka.
Kini para warga yang kelaparan itu sudah mendapatkan makanan dan tim kesehatan tengah mengevaluasi kesehatan mereka.
Sementara itu, Gubernur Wilayah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM), Mujiv Hataman menyebut anggota kelompok militan Maute telah kehilangan kendali.

12hataman11

Mujiv Hataman, Gubernur ARMM saat Pemilu mengajak memilih Duterte


Dia juga mengatakan agar kelompok-kelompok militan yang pro-ISIS agar menggunakan bulan Ramadhan sebagai sarana mengevaluasi diri.
“Saya harap mereka menyadari bahwa apa yang mereka yakini sebagai jihad adalah tidak benar karena mereka hanya akan menyakiti dan menghancurkan hidup mereka sendiri dan orang lain,” ujar Hataman.
Pada 2015, majelis ulama ARMM telah mengeluarkan fatwa bahwa terorisme atau perilaku kekerasan lainnya tak bisa disamakan dengan jihad.
“Sebab, Islam memerintahkan kita agar mengasihi semua makhluk hidup,” ujar majelis ulama ARMM.
Majelis melanjutkan, Islam tak bisa membenarkan praktik-praktik kejahatan atau terorisme. Sebab menyerang, merampok, menyebar teror, dan ketakutan dilarang dalam Islam.
 
Sumber : SindoNews

Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute

Mengenal Lebih Dekat Marawi, Jantung Komunitas Muslim di Filipina

Dalam sepekan ini, nama kota Marawi yang terletak di Filipina menjadi pembicaraan dunia. Sebab, di kota tersebut sedang terjadi pemberontokan yang dilakukan oleh kelompok Maute. Bentrokan antara kelompok yang dituding sebagai teroris dengan militer Filipina tidak terelakkan.
Sudah banyak korban yang jatuh di antara kedua belah pihak. Kelompok Maute makin dikenal Karena pemberontakan itu diduga kuat punya kaitan dengan ISIS. Lantas seperti apa kota Marawi yang dihuni 201 ribu jiwa sebelum krisis berdarah itu terjadi?
Marawi sebelum konflik itu pecah, dikenal sebagai kota dengan penduduk mayoritas muslim. Itulah kenapa, dari kota seluas 87,55 km itu mudah ditemukan banyak sekali atribut muslim yang diperdagangkan.
’’Pedagang biasanya lewat Marawi karena banyak yang bisa dibeli terutama jilbab,’’ ujar Presiden Asosiasi Mahasiswa Asing Universitas Mindanao kota Davao, Chadijah Saraswati.

images (28)

Gerbang masuk kota Islam Marawi dengan gubernur muslim sendiri


Marawi merupakan ibu kota dari provinsi Lanao del Sur. Penduduknya biasa disebut dengan Maranao dan bahasa yang digunakan adalah Maranao. Nama itu diambil dari sebuah danau yang berada di kota tersebut yakni Lanao. Nama danau itu jika dilafalkan adalah Ranao.
’’Kalau mau ke sana, butuh waktu sampai tujuh jam perjalanan dari Davao,’’ ujar Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Filipina Hidayatullah Negarawan. Kota Davao merupakan daerah asal dari presiden Filipina Rodrigo Duterte.
Sebagai kawasan yang 96 persen penduduknya muslim, hukum syariah sebenarnya berlaku di kota itu. Namun, tidak sepenuhnya mengikuti tata cara Islam dalam menjatuhkan hukum. Misalnya, tidak ada hukuman potong tangan, rajam, atau bentuk lain yang bertentangan dengan sistem di Filipina secara umum.
Hukum Islam bisa diterapkan di Marawi karena menjadi bagian dari Wilayah Otonomi Muslim Mindanao atau dikenal Autonomous Region in Muslim Mindanao (ARMM). Kekhususan itu muncul akibat dari pemberontakan di Filipina yang dimotori oleh Moro National Liberation Front (MNLF) pada 1972.
Keberadaan MNLF menuntut kebebasan. Apalagi, Mindanao merupakan kawasan di Filipina yang terpisah karena berbeda kepulauan. ARMM muncul sebagai hasil berunding antara MNLF dan pemerintah Filipina. Pada 1989 di Cotabato, menghasilkan kesepakatan adanya daerah otonomi muslim itu.
Marawi kerap disebut sebagai jantung komunitas Muslim di Filipina. Itulah kenapa, kehidupan yang Islami bisa dilihat di kota itu. Berbagai arsitektur khas Islam, termasuk masjid banyak ditemukan.
 
mengenal-lebih-dekat-marawi-jantung-komunitas-muslim-di-filipina_m_134165

Salah satu masjid di Marawi


Dikutip dari www.vigattintourism.com, selain berjualan berbagai pernak pernik Muslim, orang Marawi mengandalkan agrikultur. Bagaimana untuk tujuan wisata? hanya beberapa informasi yang menyatakan sebagai tujuan wisata.
Selain masjid-masjid yang indah, turis bisa menuju Danau Lanao, Aga Khan Museum di Universitas Negeri Mindanao kota Marawi, Monumen Moncado Colony, sampai katedral Maria Auxiliadora.
Bisa jadi, Karena kawasan itu mengutamakan perdagangan, jadi tidak terlalu banyak tempat untuk wisata.
 
Sumber : JawaPos

Puasa Umat Islam Indonesia Terganggu dengan Kasus Pornografi yang Diperkarakan Polri

Habib Rizieq Shihab (HRS) dijadikan tersangka tepat di bulan Ramadhan, di mana umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa. Sebagian besar masyarakat Indonesia terganggu kekhusyu’an bulan puasa dengan kasus yang masih penuh kontra dan belum jelas tersebut.
“HRS ditersangkakan Polda Metro Jaya tepat di bulan Ramadahan ini takdir. Bulan Ramadhan, bulan jihad. Bisakah dibendung Polda Metro Jaya? Spirit jihad ini. Yuk, mikir,” tulis politisi Partai Bulan Bintang, MS Ka’ban di akun Twitter pribadi miliknya, Selasa (30/5/2017).
Bahkan dalam sumpah sebelum menjadi saksi pun menurut Ka’ban seharusnya tidak perlu diragukan kebenarannya.
“Untuk apa orang bersumpah sebelum diperiksa sebagai saksi ahli untuk tegak hukum? Kenapa ragu dengan mubahalah, tidak percaya? Coba saja entar. Rasakan akibatnya.”
Menurut Ka’ban, di bulan Ramadhan pula di mana setiap doa-doa menurutnya akan dikabulkan. “Siapa yang tahu doa para pencinta ulama. Dan doa qunut para ulama.”
Sebagaimana informasi yang didapat, rencana HRS akan pulang kemungkinan besar Minggu-minggu ini.
Ka’ban pun memprediksi kedatangan HRS nanti akan menyedot perhatian masyarakat.
“HRS yakin, dengan izin Allah SWT pulang dari Saudi ke Tanah Air lalu dijemput polisi dengan pasukan lengkap. Kemudian HRS ditahan/tidak bakal rame, lah.
Habib Rizieq Tersangka, Kuasa Hukum Angkat Tangan Jika Umat Islam Turun Ke Jalan
Penetapan tersangka terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dinilai bisa memicu reaksi Umat Islam.
Menurut Kuasa Hukum Habib Rizieq, Kapitra Ampera, potensi umat muslim marah lantaran sang Imam diduga melakukan chat porno dengan Firza Husein, sangat besar.
Oleh sebab itu, pihaknya angkat tangan jika nantinya umat Islam akan turun ke jalan melakukan aksi besar kepada Polri.
 
Sumber : Voa Islam/Jawa Pos

Menteri Agama Bantah Isu Pelarangan Ceramah Ustadz Bachtiar Nasir di Kampus

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membantah bahwa dirinya telah melarang Ustadz Bachtiar Nasir memberikan ceramah keagamaan di kampus-kampus.
“Benarkah UBN katakan hal itu? Mengapa media itu tak sebutkan nama rektor dan UIN apa? Mengapa tak konfirmasi ke saya? Mana cover both sides?” tweet Lukman Hakim melalui akun twitternya, selasa(30/5/2017), dilansir Islamedia.
Tweet yang ditulis Lukman merupakan jawaban dari pertanyaan yang disampaikan oleh Tokoh Muhammadiyah Ustadz Fahmi Salim.
“Kami ingin pertanyakan ini kepada yth @lukmansaifuddin benar atau tidak, mengapa spt itu?” tanya Ustadz Fahmi Salim melalui akun twitternya @Fahmisalim2.
Lukman juga menampilkan sebuah link website resmi Kementrian Agama kemenag.go.id yang berjudul “Forum Pimpinan PTKIN: Menag Tidak Pernah Larang Ceramah Keagamaan di Kampus”.
“Semoga klarifikasi Forum Pimpinan Rektor PTKIN ini mampu menepis ‘berita’ yg tak ‘cover both sides’ itu” tweet Lukman.
Sementara pihak Forum pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menegaskan bahwa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tidak pernah melarang siapapun untuk menyampaikan ceramah keagamaan di kampus.
Hanya saja Forum pimpinan PTKIN mengaku pernah mendapatkan arahan dari Menteri Agama, tapi itu terkait dua hal berikut:
Pertama, memantau dan mengawasi aktivitas kemahasiswaan, dosen, dan segenap civitas akademika agar tidak menyebarkan ajaran/paham ekstrem dan radikal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moderasi Islam serta Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Menag juga meminta agar rekruitmen dosen dan tenaga kependidikan diseleksi dengan ketat terkait paham dan komitmennya terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Kedua, menyampaikan dan menjelaskan ke publik melalui media massa di daerahnya tentang sikap penolakan terhadap paham dan gerakan Khilafah beserta alasan-alasan yang menyertainya.
Seperti diketahui bahwa bereda berita yang didasarkan pada pernyataan Ustadz Bachtiar Nasir yang mengisi masjid Jogokariyan.
Ustadz Bachtiar mengungkapkan bahwa dirinya dilarang ceramah di kampus oleh Menteri Agama.
“Ketika saya dilarang untuk bicara di Universitas Islam Negeri (UIN), saya ketemu salah satu rektor UIN di daerah lain. Lalu diperlihatkan whatsapp nya, yang melarang saya ternyata Menteri Agama. Karena ada grupnya.” imbuhnya.
 
Sumber : pekanews