0878 8077 4762 [email protected]

Kajian Taklim : Menata Hati

Oleh : Ustad Arwani Amin, Lc
 
Menata hati adalah bisa berbuat baik kepada orang lain. Ada hadist untuk mendapatkan manisnya iman :

عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ

Dari Anas bin Malik dari Nabi SAW, beliau bersabda: “Tiga perkara yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan manisnya iman:

  1. Dijadikannya Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya.
  2. Jika ia mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah.
  3. Dan dia benci kembali kepada kekufuran seperti dia benci bila dilempar ke neraka”. (HR. Bukhari:15)

Mencintai orang lain karena Allah swt. Maka menjaga mahabbah diantara orang-orang beriman.
Berlapang dada. Sikap demikian adalah nikmat, tidak gampang memiliki sikap tersebut, karena seperti kali yang diceburin gampang butek/keruh. Bagusnya kali yang dijeburi banyak orang tapi tidak butek, tidak mudah terangkat endapan tanahnya.
Mengutamakan orang lain
Seseorang sedang naik bis kota, ada yang lebih tua dipersilahkan duduk. Itu adalah contoh kecilnya.
Dalam suatu riwayat ada seorang ibu kerumah Rasul bersama puterinya. Saat itu hanya ada Aisyah ra. Ada 3 kurma, 1 buah diberikan putrinya yang 1, dan yang 1 lagi untuk putrinya yang lain. Terakhir yang 1 untuk ibunya sendiri. Namun pada saat ingin dimakan, anaknya minta, akhirnya dibelah jadi dua untuk kedua anaknya.
Ketika rasul datang, diceritakanlah kisah tersebut oleh Aisyah. Rasul mengatakan : “Sesungguhnya Allah menetapkan kecintaan kepadanya. Allah tetapkan surga karena sifat kasih sayangnya.”
Kisah lain, diriwayatkan Rasul memberikan penghargaan kepada sahabat nabi kaum Ashariyin. Karena jika diperjalanan bekal habis, maka akan dikumpulin satu tempat, dan dibagi rata ulang. Sehingga semua mendapat bagian yang sama. Inilah iman kepada saudaranya.
Berbeda sekali jika bertemu dengan orang yang rakus, bakhil, pelit, serakah. Maka tidak akan berbagi. Kisah muhajirin dan Anshar termasuk salah satu kebaikan kepada saudaranya.
Tombol kebahagiaan adalah dengan mngutamakan dan mmbantu org lain.
Suatu ketika turun firman Allah swt,
لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.” (Ali Imran: 92),
Abu Thalhah kemudian menemui Rasul dan mengatakan bahwa harta yang dicintainya adalah kebun kurma miliknya yang indah, yang ada airnya dan persis didepan masjid nabawi. Maka Abu Thalhah menyedekahkan kebun kurma yang paling dicintai tersebut di jalan Allah. Hal ini beliau lakukan dalam rangka untuk meraih kebaikan yang sempurna dan pahala dari Allah.
Coba lihat siapa yang berbahagia. Abu Thalhah bahagia melalui perbuatan baik tersebut. Rasulullah menempa sahabat agar memiliki sikap ini.
Suatu ketika ada Abu Hurairah yang menjadi santri karena berasal jauh dari Yaman. Abu Hurairah sering nempel dengan Rasulullah sehingga dapat meriwayatkan banyak hadist.
Suatu ketika Abu Hurairah dari pagi sampai siang belum makan. Karena dia kadang beragang, kadang nempel dengan Rasul, maka penghasilan untuk makan sering tidak ada.
Akhirnya dia keluar bertemu Abu Bakar, bertegur salam lalu melanjutkan urusan masing-masing. Begitu pula ketika bertemu Umar ra. Padahal Abu Hurairah sedang lapar namun menjaga kehormatan dengan tidak minta makan.
Sampai akhirnya bertemu Rasulullah, dan Rasulullah melihat Abu Hurairah sambil trsenyum. Terlihat Rasul lebih peka dibanding Abu Bakar dan Umar. Akhirnya diajak kerumah Rasulullah.
Kata beliau saw, Ada susu dalam mangkok agak besar. Dan meminta tolong Abu Hurairah memberikan kepada sahabat lain yag ada di serambi masjid untuk ikut meminum susu tersebut.
Diberikanlah satu, dua, tiga hingga tidak ada sahabat yang lain lagi. Sisa tinggal berdua, antara Abu Hurairah dan Rasulullah. Maka beliau saw mengatakan, “Minumlah”, dikatakan lagi “Minumlah” hingga berkali-kali. Sampai Abu Hurairah mengatakan cukup, krna tidak ada tempat lagi (sudah kenyang).
Hingga terakhir barulah Rasulullah minum. Itulah yang diajarkan Rasulullah kepada Abu Hurairah untuk mengutamakan orang lain walau dirinya sedang lapar.
Semoga Allah memudahkan kita untuk berbuat sikap tersebut. Amiin..
 
Diselenggarakan di Pusat Dakwah Yayasan Telaga Insan Beriman, Kebagusan, Jakarta Selatan
Hari Minggu, 5 November 2017, Ba’da Maghrib

Driver Gojek Ini Baca Alquran Tunggu Orderan

Jakarta – Foto seorang pria mengenakan jaket ojek online sedang duduk di jok motornya menjadi viral. Hal itu karena pria tersebut sedang memegang kitab suci Alquran.
Foto itu beredar luas di media sosial Facebook dan menjadi perbincangan netizen. Pria itu tampak menunduk dan seperti sedang membaca ayat suci Alquran.
Dalam postingan tersebut, diketahui lokasi pria yang belum diketahui namanya ini berada di Jagakarsa, Jakarta Selatan.
“Di sela-sela ia nunggu orderan, babeh ini sempet-sempetin membaca Alquran tadi pagi di Kav. DKI Cipedak, Jagakarsa. Ada driver Go-Jek 7 orang dan Grab 2 orang di lokasi itu. Babeh ini duluan yang dapat orderan tadi saya lihat. Semoga diberikan rezeki yang halal dan berkah buat si babeh ini. Amin,” tulis salah satu postingan di Facebook, Selasa (24/10/2017).
Viralnya Foto tersebut banyak mendapat komentar dari netizen. Ada yang memuji dan ada pula yang menyayangkan hal tersebut meski niatnya baik semestinya dilakukan ditempat yang suci pula.
“Lancarkanlah rezeki bapak itu Ya Rabb..aamiin,” tulis akun Uwais Al Qarni.
“Dalam kondisi apapun selalu ingat Allah. Sempatkan diri membaca walau satu ayat,” tulis akun adibytie.
 
Sumber : Inilah.com

Mimpi Rasulullah mengenai Abu Bakar dan Umar

Penunjukan Umar bin Khattab sebagai khalifah bukan semata hasil dari ijtihad Abu Bakar dan juga para sahabat. Telah disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda mengenai keduanya (Abu Bakar dan Umar bin Khattab), “Aku tidak tahu, berapa lama lagi aku akan tinggal bersama kalian. Maka ikutilah (petunjuk) dua orang setelahku.” Beliau menunjuk Abu Bakar dan Umar.
Rasulullah pernah bermimpi , “Aku melihat diriku mengambil air dengan ember bulat dari sebuah sumur. Lalu datanglah Abu Bakar, ia mengambil satu atau dua ember air dengan tarikan yang lemah, semoga Allah mengampuninya.
Lalu datanglah Umar bin Khattab, maka tiba-tiba ember tersebut menjadi besar. Aku belum pernah melihat seorangpun dari pembesar Quraisy mengambil air seperti dia. Orang-orang pun puas minum dan ternak-ternak mereka juga puas minum, mereka membawa ternak-ternak tersebut kembali ke tempat istirahatnya.”
An-Nawawi menafsirkan bahwa mimpi Rasulullah ini adalah masa kekhalifahan Abu Bakar dan Umar. Masa kekhalifahan Abu Bakar hanya berlangsung dua tahun beberapa bulan yang penuh dengan keberkahan. Adapun pada masa Umar, Islam tersebar ke berbagai negeri, banyak penaklukan, rampasan perang, dan sebagainya.
Sungguh Allah telah meninggikan dan memuliakan Islam, begitu halnya dengan pemeluknya.
 
Sumber: Abu Jannah. Sya’ban 1438 H. Serial Khulafa Ar-Rasyidin, Umar bin Khattab. Jakarta: Pustaka Al-Inabah

Rahasia Dibalik Salaman

SALAH satu amalan yang diremehkan umat Islam ini adalah bersalaman. Perbuatan ini, hampir tidak memiliki arti penting di dalam diri seorang muslim. Apa lagi, zaman sekarang banyak muslim yang menyepelekan hal kecil ini. Padahal, jika saja kita mengetahui rahasia dibalik bersalaman, pasti kita berlomba-lomba untuk melakukannya.
Mau tahukah apa rahasia tersebut? Mari kita simak salah satu hadis Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam berikut.
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
((مامن مسلمين يلتقيان فيتصافحان إلا غفر لهما قبل أن يفترقا))
“Tidak ada dua orang yang bertemu, lalu berjabat tangan melainkan pasti diampuni untuk keduanya sebelum mereka berpisah” [1]
Subhanallah . . . Siapa coba yang membayangkan, bahwa berjabat tangan bisa menjadi salah satu sebab diampuninya dosa kita?
Tidak ada, kecuali kita wahai saudaraku. Maka dari itu, setelah kita mengetahui hadis ini, mari kita mengamalkannya. Tetapi, ingat! Jangan lupa niat kita ketika bersalaman, yaitu mengharap terampuni dosa-dosa kita.
Oleh : Isa Islami

Qatar Kirim Pesawat Bantuan ke Somalia

Qatar Kirim Pesawat Bantuan ke Somalia

QATAR – Emir Qatar telah mengirim sebuah pesawat yang membawa bantuan medis dan dokter ke Somalia. Bantuan ini dikirim untuk membantu negara tersebut mengatasi bencana ledakan bom terburuknya.
Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani melakukan langkah tersebut pada Selasa (17/10/2017). Ia memerintahkan sebuah pesawat militer untuk berangkat ke bandara internasional Mogadishu, kantor berita resmi QNA melaporkan .
Sedikitnya 276 orang tewas dan 300 lainnya cedera pada insiden peledakan, Sabtu (14/10/2017) saat sebuah truk berisi bahan peledak meledak di sebuah distrik komersial yang sibuk. Namun sumber medis memperkirakan jumlah korban tewas bisa mencapai 300 orang.
Pengiriman bantuan tersebut didampingi oleh Qatar International Search and Rescue Group dan tim medis yang komprehensif.
“Tim medis dengan peralatan medis terbaru akan ikut serta dalam perawatan korban yang terluka dan mengevakuasi korban luka melalui jembatan udara untuk menerima perawatan di luar Somalia,” tambahnya.
Tak hanya Qatar, pesawat dari Amerika Serikat, Kenya dan Turki juga tiba di Mogadishu untuk mengirim bantuan.
Bencana ledakan bom yang diklaim ‘terbesar’ ini kian parah dengan sistem kesehatan yang rapuh. Pasalnya, Somalia adalah sebuah negara yang telah mengalami perang saudara selama tiga decade dan gelombang anarki dan sangat bergantung pada bantuan luar negeri.
Belum ada kelompok yang bertanggung jawab atas peledakan bom tersebut, namun pemerintah menuduh al-Shabaab berada di balik aksi ini.
 
Sumber : Daily sabah

Emir Qatar Kunjungi Indonesia untuk Investasi di Berbagai Bidang

BOGOR — Pemerintah Indonesia menerima kunjungan secara kenegaraan dari Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani.
Syekh Tamim beserta rombongan tiba di Istana Bogor sekitar pukul 10.40 WIB. Jokowi kemudian mengajak Syekh Tamim untuk berkeliling ke halaman belakang Istana dan berbincang di Veranda Talk.
Selain itu, Syekh Tamim pun diajak untuk menanam pohon Eboni atau kayu hitam Sulawesi.
Presiden Jokowi dan Syekh Tamim kemudian mengikuti upacara penyambutan di halaman depan Istana.
Lagu kebangsaan masing-masing negara dikumandangkan diiringi 21 dentuman meriam.
Syekh Tamin datang bersama sejumlah petinggi negara Qatar guna melakukan kerja sama bilateral.
Dalam pertemuan bilateral ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan terima kasih atas kunjungan Emir Qatar bersama rombongan ke Indonesia. Kunjungan ini menjadi yang pertama bagi Syekh Tamim.
“Saya yakin kunjungan ini akan semakin memperkuat persahabatan yang saling menguntungkan bagi kedua negara dan bangsa kita,” kata Jokowi, Rabu (18/10).
Penandatanganan Investasi Qatar-Indonesia
Dalam pertemuan ini, Jokowi menyebut pertemuan bilateral akan membahas dua hal yang difokuskan untuk menunjang kerja sama. Dua sektor tersebut adalah sektor infrastruktur dan pariwisata.
“Saya kira fokus pembicaraan kita pada pertemuan bilateral hanya dua hal itu. Mungkin ada tambahan sedikit juga saya kira tidak apa-apa,” ujar Jokowi.
Penandatanganan nota kesepahaman yang disaksikan oleh Presiden Joko Widodo dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad bin Khalifa al-Tsani itu adalah pada bidang pemuda dan olahraga, pembentukan sidang komisi transportasi udara, kesehatan dan pendidikan.
Dalam konferensi pers, Presiden Jokowi menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti penandatanganan nota kesepahaman itu.
“Kami telah sepakat untuk segera menindaklanjuti apa yang telah kami bicarakan tadi di dalam pertemuan,” ujar Presiden.
“Indonesia akan terus mengajak Qatar untuk berinvestasi di Indonesia ini,”lanjut Jokowi.
Jalinan kerja sama antara Indonesia-Qatar, lanjut Jokowi, untuk menjaga persatuan umat dalam menghadapi tantangan global ke depan bersama-sama.
Syekh Tamim mengapresiasi komitmen Presiden Jokowi itu.
Sepulangnya dari Indonesia, ia akan membentuk tim untuk menindaklanjuti apa yang telah disepakati dalam pertemuan, baik pertemuan empat mata dengan Presiden Jokowi atau bersama delegasi kedua negara.
“Kami ini juga berharap ada hasil positif yang dapat dicapai setelah kunjungan ini,” ujar Syekh Tamim
Jokowi Memberikan Oleh-Oleh Kopi
 
Presiden Joko Widodo memberikan oleh-oleh kepada Emir Qatar, Syekh Tamim. Oleh-oleh itu berupa kopi khas Indonesia.
Ada dua jenis  kopi yang dijadikan oleh-oleh dari Presiden Jokowi untuk Syekh Tamim.
Paket pertama yakni 10 bungkus kopi. Kopi itu berasal dari perkebunan kopi organik di Aceh. Kopi jenis ini sangat jarang di Indonesia.
Paket kedua, yakni kopi Sumatera Dolok Sanggul. Kopi berasal dari varietas pohon Sigararutang dan diproses menggunakan metode semi washed.